BETANEWS.ID, KEBUMEN – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berkeliling Kebumen untuk menyerahkan bantuan keuangan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng, dalam rangka pengentasan kemiskinan ekstrem, Selasa (11/1/2022). Setidaknya ada 4 titik di Desa Seliling, Kecamatan Alian yang dikunjungi Ganjar, termasuk juga mengunjungi Desa Kalirejo, Kecamatan Karanggayam.
Selama sehari semalam itu, Ganjar keliling desa, ngopi bareng hingga menginap di rumah warga. Rupanya, orang nomor satu di Jateng itu merindukan suasana ini setelah dua tahun masa pandemi membatasi gerak.

Ganjar juga ‘numpang ngantor’ untuk mengikuti rapat virtual yang diadakan oleh Menko Kemaritiman dan Investasi di Balai Desa Gunungsari. Usai rapat itu, Ganjar lalu menyapa penyuluh kesehatan serta komunikas petani hutan di aula balai desa. Bertajuk Ngopi Bareng, acara itu mempertemukan Ganjar dengan para penyuluh kesehatan, pelaku UMKM hingga peguat konservasi.
Baca juga: Ganjar Sudah Bangun 827.009 Rumah Warga Miskin di Periode Kedua Pimpin Jateng
“Dua tahun saya meninggalkan acara ini. Hari ini kita hidupkan lagi anda lihat ternyata antusiasme masyarakat bagus,” kata Ganjar.
Ganjar mengatakan, kegiatan semacam ini sering dilakukannya sebelum masa pandemi. Dari kegiatan ini, Ganjar bisa bertemu langsung dengan warga desa yang punya potensi untuk dimaksimalkan.
“Kalau ini sudah bisa berjalan kita barengkan dengan program yang ada di kabupaten, kota, provinsi, dan pusat. Sehingga akan manfaat,” kata Ganjar.
Seusai acara di balai desa, Ganjar kembali pulang ke rumah warga untuk istirahat. Namun, sebelum beristirahat Ganjar masih sempat menyapa dan ngobrol bersama warga Desa Gunungsari. Momen ini dirasakan istimewa oleh Sukarjo, Kades Gunungsari.
Baca juga: Rumahnya Dibangun Ganjar, Pasutri Ini Hanya Minta Alquran saat Ditanya Ingin Perabotan Apa
“Saya terima kasih, Pak Gubernur Pak Bupati semuanya saya berterima kasih. Ini Kecamatan Karanggayam setahu saya baru sekali ini ada gubernur tidur di rumah warga Desa Gunungsari,” katanya.
Sukarjo menilai, Ganjar sebagai sosok yang merakyat. Ganjar tak pandang bulu dalam berinteraksi.
“Merakyat sekali, benar-benar bisa sama masyarakat kecil selalu merangkul. Tidak membedakan kecil atau besarnya,” ujar Sukarjo.
Editor: Ahmad Muhlisin

