31 C
Kudus
Selasa, Januari 27, 2026

Sambil Mengasuh Anaknya, Difabel Ini Jualan Bakso Murah Meriah di Tepi Jalan

BETANEWS.ID, KUDUS – Di tepi jalan yang menghubungkan antara Desa Rejosari dan Desa Kandangmas, Kecamatan Dawe, terlihat anak kecil sedang menikmati bakso dengan memegang ponsel. Ia sesekali berbincang-bincang dengan seorang pria yang sedang sibuk membungkus bakso pesanan pembeli. Di lapak sangat sederhana itu, mereka berdua memang saban hari menjajakan bakso.

Hari itu, pria yang merupakan ayah si anak tersebut sedang menerima banyak pesanan dari wanita berhijab yang menunggu di depan warung. Meski sibuk, ia terlihat menyempatkan merawat anaknya yang sedang makan bakso. Sesekali, ia menambahkan butiran bakso sesuai permintaan gadis kecil itu.

Karmin bersama anaknya saat menjual bakso di lapaknya. Foto: kaerul Umam.

Dia adalah Karmin (40), pria penyandang disabilitas yang sejak setahun ini jualan bakso di tempat tersebut. Meski usaha itu bukan miliknya, ia cukup senang karena bisa membawa anaknya yang berusia 5 tahun untuk ikut berjualan.

-Advertisement-

Baca juga: FKDK Minta Pemkab Kudus Aktif Berdayakan Pekerja Difabel

“Sebenarnya anak saya ini sudah sekolah di pendidikan anak usia dini (PAUD). Setelah selesai pendidikan saya jemput, kemudian saya ajak berjualan. Karena di rumah tidak ada orang yang mengasuh dan ibunya bekerja di pabrik,” beber Karmin kepada betanews.id, Sabtu (27/11/2021).

Menurutnya, ia mempunyai keterbatasan tidak berjalan secara normal sejak delapan tahun yang lalu. Ia cacat setelah terjatuh dari truk saat bekerja bekerja angkat junjung kapuk. Pemilik usaha bakso itulah yang memberikannya pekerjaan setelah lama menganggur.

Awalnya, ia ditawari dengan sistem bagi hasil. Namun karena sadar akan keterbatasannya, ia pun tak langsung menyanggupi tawaran tersebut. Setelah dipikirkan matang-matang, ia akhirnya menyanggupi dengan berjualan sistem bungkus, lantaran ia tak mampu untuk berjalan jauh.

“Harga per porsi hanya Rp5 ribu saja. Setiap bisa menjualkan 1 porsi bakso dapat seribu rupiah. Dan biasanya sehari bisa menjual antara 30 sampai 35 porsi. Penghasilan ini sebenarnya tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup. Namun, daripada tidak bekerja dan tidak dapat uang, akhirnya saya ambil karena ini yang bisa saya lakukan saat ini,” kata warga Desa Kandangmas RT 2 RW 14, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus itu.

Baca juga: Syuaib, Sosok Difabel Asal Kudus yang Andal Servis dan Rakit Laptop Bekas

Ia menambahkan, pembeli biasanya dari warga sekitar. Ada juga orang yang sengaja membeli bakso ke tempatnya jauh-jauh dari Desa Panjang, Kecamatan Bae. Meski tidak setiap hari, tapi pembeli itu cukup sering membeli di tempatnya.

“Saya berharap ke depannya bisa mempunyai usaha sendiri, agar bisa mencukupi kebutuhan keluarga,” harap bapak dua anak tersebut.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER