31 C
Kudus
Minggu, Juli 21, 2024

Jelang Tutup Tahun, PAD dari Sektor Wisata di Kudus Capai Rp 1,3 Miliar

BETANEWS.ID, KUDUS – Meski masih dalam suasana pandemi Covid-19, sektor pariwisata Kabupaten Kudus masih mampu menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) lebih dari Rp 1 miliar. Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Kudus Mutrikah mengatakan, bahwa sampai tanggal 30 November 2021, PAD dari sektor pariwisata sudah mencapai Rp 1,369 miliar.

Capaian tersebut, kata Tika, memang masih jauh dari target yang dibebankan pemerintah bagi sektor pariwisata, yakni Rp 3,5 miliar. Namun, karena APBD Perubahan tahun ini disahkan lewat Peraturan Kepala Daerah (Perkada), penurunan target PAD tidak bisa dilakukan. Sehingga untuk target PAD tidak bisa berubah.

Baca juga : Target PAD Kudus Tahun 2021 Diproyeksikan Naik jadi Rp 355,8 Miliar

-Advertisement-

Kendati demikian, Disbudpar sendiri menargetkan, di penutup tahun 2021, pariwisata Kudus mampu menyumbang PAD sebesar Rp 1,5 miliar.

“Kita berpedoman mencoba ke Rp 1,5 miliar. Ketika Rp 1,5 miliar, sampai tanggal 30 November kemarin pendapatan kita sudah Rp 1,36 miliar. Artinya masih kurang sekitar Rp 150 juta,” katanya saat dimintai keterangan, Jumat (3/12/2021).

Perubahan target ini, jelas Tika, sebab selama satu tahun terakhir sektor pariwisata Kudus selalu buka tutup. Bahkan pernah selama 4 bulan, wisata di Kudus tutup total.

Sehingga, ketika kran wisata Kudus mulai dibuka, Disbudpar mulai menggenjot wisatawan agar mau berwisata di Kudus. Di samping juga tetap menjaga agar tidak ada lonjakan kasus penyebaran virus Covid-19.

“Alhamdulillah kita sudah semaksimal mungkin. Kita bisa mendapatkan PAD Rp 1,3 miliar. Targetnya memang tidak bisa berubah, tidak bisa mencapai target awal,” tegasnya.

Baca juga : Tantangan Baru Disbudpar Kudus, Target PAD Pariwisata Tahun 2021 Naik Tiga Kali Lipat

Alasan target tidak bisa diturunkan, papar Tika, karena Perkada hanya bisa memfasilitasi kegiatan yang benar-benar darurat. Seperti pembayaran listrik, air, gaji pegawai dan sebagainya. Selain yang mendesak, belum bisa.

“Misal target ini bisa diturunkan, kami yakin bisa mencapai. Kita lihat akhir Desember nanti, sebelum adanya PPKM Level 3 saat libur Natal dan Tahun Baru secara nasional, ini kita genjot mulai sekarang (PAD pariwisata),” tandasnya.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
30,973PengikutMengikuti
141,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER