BETANEWS.ID, SEMARANG – Kasus Covid-19 di Kota Semarang sudah mulai melandai. Bahkan, tempat isolasi terpusat di Rumah Dinas Wali Kota Semarang sempat nol kasus Covid-19.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang Abdul Hakam mengatakan, tempat isolasi terpusat seperti di Rumah Dinas Wali Kota juga semakin berkurang. Bahkan, dia mengklaim tempat isolasi terpusat itu sempat kosong.
“Rumah Dinas Wali Kota (tempat isolasi terpusat) sempat kosong (pada) Selasa. Ini isi 2 orang. Tadinya isoman saya geser isoter,” jelasnya, Jumat (15/10/2021).
Baca juga: Capaian Vaksinasi di Jateng: Dosis Pertama 49,38 Persen, Dosis Kedua 23,69 Persen
Selain tempat isolasi, pasien Covid-19 yang masih dirawat di sejumlah rumah sakit di Kota Semarang tersisa 23 orang. Saat ini hanya RSUP Kariadi, RSI Sultan Agung, RSUD KMRT Wongsonegoro, RSUD Tugurejo, dan Rumah Sakit Tentara yang masih merawat pasien Covid-19.
“Untuk rumah sakit yang lainnya sudah kosong,” ujarnya.
Dia merinci, terdapat 13 warga Kota Semarang dan 10 warga luar Kota Semarang yang sampai saat ini masih dirawat di beberapa rumah sakit di Kota Semarang. Hakam menyebut sejumlah rumah sakit yang merawat pasien Covid-19 juga sudah menyusut.
“Terutama di RSUD KRMT Wongsonegoro Kota Semarang,” imbuhnya.
Baca juga: Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19 Usai Nataru, Ganjar: ‘Masker Nggak Boleh Dicopot’
Sampai saat ini, Pemkot Semarang masih berupaya untuk menekan laju Covid-19 di Kota Semarang. Untuk itu, pihaknya akan terus menggenjot vaksinasi di Kota Semarang di tingkat kelurahan.
“Dinas kesehatan juga berupaya mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 dengan mengenjot vaksinasi di tingkat kelurahan,” tandasnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

