BETANEWS.ID, KUDUS – Program kegiatan belajar menari di Museum Kretek Kudus diharapkan bisa menjadi agenda tahunan. Sebab, hal itu dinilai dapat membawa dampak positif terhadap kesenian tari.
Pemilik Sanggar Karya Widya Budaya Winarni Setyoningrum mengatakan, dirinya sangat antusias dengan kegiatan ini.

Baca juga : Museum Kretek Adakan Latihan Tari
Karena menurutnya, kegiatan tersebut bisa untuk memperkenalkan budaya Jawa kepada anak-anak TK, SD, SMP, SMA, mahasiswa, hingga umum.
“Kegiatan ini baru pertama kali dilakukan, dan menurut saya ini sangat positif sekali, karena bisa memperkenalkan budaya Jawa ke anak-anak. Jadi anak-anak tidak hanya mengenal modern dance saja, tapi juga tari Jawa,” jelasnya, Sabtu (16/10/21).
Winarni menyampaikan, jika ada kegiatan selanjutnya, diharapkan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata untuk mendatangkan seluruh sanggar tari dari Kudus. Karena menurutnya Kudus sangat mempunyai potensi akan bidang tari.
“Diharapkan untuk kedepan, bisa mendatangkan dari sanggar kudus semuanya. Karena saya yakin, banyak orang Kudus yang mempunyai potensi untuk melatih tari. Kita juga banyak pelatih muda dari lulusan ISI Solo, UNDIP, UNNES dan lain-lain,” jelasnya.
Baca juga : Museum Kretek Gandeng 9 Sanggar Tari di Kudus
Winarni berharap, kegiatan ini bisa berlanjut untuk tahun depan. Dan jika bisa, ketika kegiatan ini dilakukan lagi, bisa mengajak sanggar lebih banyak lagi.
“Saya berharap ini bisa jadi kegiatan rutin tahunan, dan kalau bisa sanggar yang lain bisa bergabung, jadi tidak hanya 9 sanggar tetapi bisa lebih,” pungkasnya.
Editor : Kholistiono

