31 C
Kudus
Senin, Oktober 25, 2021
spot_img
BerandaSEMARANGPolisi Tetapkan 2...

Polisi Tetapkan 2 Warga Sebagai Tersangka Pencemaran Bengawan Solo

BETANEWS.ID, SEMARANG – Polisi menetapkan dua tersangka berinisial H dan J sebagai tersangka pencemaran Sungai Bengawan Solo. Kedua tersangka itu terbukti membuang limbah dari hasil produksi alkohol di Polokarto, Kabupaten Sukoharjo

Kabidhumas Polda Jawa Tengah Kombes Pol M Iqbal Alqudusy mengatakan, berdasarkan data yang dia terima, tersangka menyedot limbah tersebut menggunakan mesin diesel dan disalurkan melalui selang berdiameter dua dim. Selanjutnya, limbah tersebut dimasukkan ke tandon penyimpan limbah berkapasitas 1000 liter sebelum akhirnya dibuang ke pekarangan warga.

“Mereka melakukan penyedotan limbah dari tempat produksi dan dibuang ke pekarangan milik warga,” beber Iqbal, Jumat (17/9/2021).

- Ads Banner -

Baca juga: Polda Jateng Temukan Produsen Ciu yang Diduga Cemari Bengawan Solo Tak Miliki IPAL

Iqbal menambahkan, mereka juga membuat semacam empang untuk pembuangan limbah di pekarangan milik warga itu. Empang itu berlokasi sangat dekat dengan bibir Sungai Samin.

“Sungai Samin itu merupakan anak Sungai Bengawan Solo,” paparnya.

Dari kejadian tersebut, tersangka H dan tersangka J melanggar UU 32 tahun 2009 pasal 104 tentang perlindungan dan atau pengelolaan lingkungan hidup.

“Ancamannya hukuman penjara paling lama tiga tahun dan pidana denda paling banyak Rp 3 miliar,” tandas Iqbal.

Baca juga: Cemari Bengawan Solo, 63 Industri Disanksi, 4 Terancam Pidana

Sebelumnya, Polda Jateng telah melakukan penyelidikan produsen ciu di Solo Raya yang diduga mencemari Sungai Bengawan Solo. Dari penyelidikan itu, produsen ciu yang berasal Desa Polokarto, Kabupaten Sukoharjo tak memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). Sedangkan di Desa Mojolaban sudah punya IPAL

Karena tak mempunyai IPAL, limbah dari perusahaan tersebut dibuang di lahan persawahan sebagai pupuk sawah, dibuang di lahan peternakan, dan sebagian juga dibuang di aliran Sungai Samin.

Editor: Ahmad Muhlisin

Lipsus 10 - Kisah Oei Tiong Ham, Sang Raja Gula Terkaya di Asia Tenggara dari Semarang

Tinggalkan Balasan

31,087FansSuka
15,023PengikutMengikuti
4,337PengikutMengikuti
62,220PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler