31 C
Kudus
Senin, Januari 26, 2026

Ganjar Bolehkan ASN Izin Antar Jemput Anak saat PTM

BETANEWS.ID. SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo membolehkan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Jawa Tengah untuk izin antar jemput anak yang mengikuti Pembelajaran Tatap Muka (PTM).  Menurut Ganjar, hal itu penting agar anak-anak bisa selamat dalam pelaksanaan PTM itu.

“Silahkan kalau dia ASN saya izinkan. Karena ini hanya sebentar,” ucapnya, saat ditemui di rumah dinasnya, Selasa (7/9/2021).

Kebijakan ini diambil lantaran sejumlah daerah meminta agar PTM digelar. Permintaan ini disampaikan setelah tak ada satu pun daerah di Jateng yang masuk dalam level 4 di Pemberlakuan Pembantasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sampai 13 September.

-Advertisement-

Baca juga: Keliling Sekolah Pastikan PTM Berjalan Baik, Ganjar: ‘Biasanya yang Nggak Disiplin Itu Gurunya’

“Sistem transportasi untuk anak-anak juga mesti dijaga. Orang tua saya minta nganter anak-anak. Yang sekolahnya deket, jalan kaki atau naik sepeda. Pak Polisi saya mohon maaf, banyak anak SMA yang naik motor tapi tidak punya SIM, mungkin sementara bisa diizinkan. Tapi kalau orang tuanya lebih arif, sebaiknya diantar,” imbuhnya.

Lebih lanjut Ganjar menerangkan, penurunan kasus di Jateng harus disikapi dengan baik. Masyarakat tidak boleh terlalu euforia karena bisa berbahaya jika sampai tidak terkontrol.

“Awas tren baru, ada varian Mu. Kita harus antisipasi. Maka kami sudah membeli alat tes whole genome sequencing untuk melakukan kontrol. Beberapa daerah sudah kami ambil sampel untuk mengecek apakah ada varian baru yang masuk Jateng atau tidak. So far sampai saat ini belum ada,” beber dia.

Baca juga: Dapati Para Siswa Senang Bisa PTM, Ganjar: ‘Anak-Anak Mulai Terbiasa Kelas Bergiliran’

Sejumlah tempat pariwisata, lanjut Ganjar, juga sudah mulai dibuka. Ia meminta agar pengelola melaksanakan uji coba agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.

“Pemda saya minta berjaga, dibantu TNI/Polri. Pengelola pariwisata juga saya minta tanggungjawabnya, kalau nggak siap jangan. Kalau mau buka, harus uji coba dulu dan lapor. Jangan sampai ceroboh, karena bisa bahaya,” tegasnya mengakhiri.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER