BETANEWS.ID, KUDUS – Tim sepak bola kebanggaan masyarakat Kabupaten Kudus yakni Persiku dalam waktu sebulan ke depan akan segera dibentuk. Persiku yang rencananya akan ikut berlaga di Liga 3 Jawa Tengah (Jateng) pada September mendatang, akan memanfaatkan bakat para pemain lokal. Bahkan putra daerah yang akan jadi tulang punggung Persiku tahun 2021, mencapai 75 persen.
Ketua Askab PSSI Kudus Daniel Sampoerna menuturkan, dalam kurun waktu sekitar sebulan, pihaknya akan segera membentuk tim Persiku. Mengingat pagelaran kompetisi sudah di depan mata, jika tidak ada penundaan kick of Liga 3 Jateng tanggal 18 September 2021. Ia pun berjanji tim Persiku 2021 akan banyak diisi pemain lokal.
“Tim Persiku 2021 akan banyak diperkuat pemain lokal Kudus. Kalau saya inginnya Persiku nanti tidak hanya 50 persen pemain lokal, tapi 75 persen harus pemain lokal,” ujar pria yang akrab disapa Daniel kepada awak media, belum lama ini.
Baca juga : Suporter Tuntut Persiku Segera Dibentuk, Ketua SMM: ‘Bentuk Tim Bola Kan Tidak Kayak Bikin Lemper’
Daniel mengatakan, keputusan tersebut, selain untuk menampung bakat – bakat putra daerah terbaik, juga karena kondisi masih pandemi. Menurutnya, di masa pandemi, pihaknya tidak mau ambil risiko melakukan seleksi pemain dari lain daerah, takutnya nanti malah terjadi persebaran virus.
“Kami tidak mau ambil risiko, apalagi ini waktunya sudah mepet. Untuk rekrutmen pemain nanti kita serahkan pada manajemen Persiku. Namun tetap kita monitor dan beri pengarahan agar terbentuk tim Persiku terbaik,” bebernya.
Dia menuturkan, selain pemain lokal Kudus, Persiku juga akan dilatih oleh pelatih lokal Kudus. Saat ini ada dua pelatih asli Kudus yang memenuhi syarat untuk menjadi pelatih di kompetisi Liga 3 Jateng. Hal tersebut terkait dengan lisensi yang mengharuskan minimal memiliki lisensi C AFC.
“Saat ini, dua pelatih Kudus yang punya lisensi sesuai regulasi hanya Pak Cucun dan Pak Yayat. Mereka berdua sudah mengantongi lisensi kepelatihan B AFC,” bebernya.
Namun, dari kedua sosok tersebut, siapa yang kelak ditunjuk jadi pelatih tim Persiku Kudus, Daniel enggan memberi jawaban pasti. Ia malah bilang, hal tersebut biar jadi kejutan nanti. “Kalau itu nanti ya. Biar jadi kejutan” tandasnya.
Sementara itu, Ketua Suporter Macan Muria (SMM) Ilham Akbar mengaku mendukung jika tim Persiku 2021 banyak diperkuat pemain lokal. Dari pihak suporter, memang berharap Persiku kelak diperkuat minimal 50 persen pemain lokal.
Baca juga : Terpilih Secara Aklamasi Pimpin Askab PSSI, Dani Sampoerna Akan Gandeng Pengusaha Majukan Persiku
“Kami malah optimis Persiku dengan diperkuat pemain lokal itu malah bisa berprestasi. Sebab dulu pernah terjadi,” ujar pria yang akrab dipanggil Ilham tersebut.
Ilham mengungkapkan, pada tahun 2016 tim Persiku pernah diperkuat banyak pemain lokal. Kemungkinan pemain lokalnya itu lebih 75 persen. Sebab pemain lain daerah hanya tiga orang saja. Namun, justru tim Persiku saat itu bisa berprestasi lebih baik.
“Saat diperkuat 75 persen pemain lokal, dan pemain luar daerah hanya tiga orang saja, Persiku tahun 2016 malah bisa berprestasi empat besar nasional,” ungkapnya.
Editor : Kholistiono

