Anak SD di Banyumas Tanya ke Jokowi : ‘Jadi Presiden Ngapain Aja Pak?’

BETANEWS.ID, JATENG – Presiden Joko Widodo bertemu dengan anak-anak SD Negeri Sudimara, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Pertemuan yang digelar secara daring tersebut, kemudian diunggah ke akun Facebook Joko Widodo pada Jumat (23/7/2021).

Dalam pertemuan tersebut, Presiden Jokowi menyapa anak-anak dan menanyakan kabar mereka. Pertemuan itu digelar untuk memperingati Hari Anak Nasional tersebut (HAN). Suasana terlihat santai dan sesekali Presiden Jokowi melontarkan candaan.

Baca juga : Presiden Jokowi Ulang Tahun ke-60, Ganjar : ‘Sehat Selalu Pak, Terus Berkarya dan Gemati Pada Rakyat’

-Advertisement-

Kepada anak-anak, Presiden Jokowi menjelaskan, sejak bulan Maret tahun 2020 lalu, di Indonesia mengalami wabah Virus Covid-19. Dirinya berpesan, anak-anak harus terus semangat belajar meski tidak di sekolah.

Jokowi mengatakan, sebenarnya di bulan Juli 2021 sudah akan dibuka pembelajaran tatap muka kembali. “Tapi karena kasus Covid-19 kembali tinggi, akhirnya rencana itu dibatalkan,” ujar Jokowi.

Hingga saat ini, pihaknya masih menunggu situasi membaik dan kasus Covid-19 menurun, dan belajar tatap muka baru akan diizinkan.

“Terus belajar, selalu pakai masker, cuci tangan memakai sabun, dan menjaga jarak,” pesan Jokowi untuk anak-anak.

Menurutnya, anak-anak adalah masa depan Indonesia, harus semangat belajar dan terus bergembira.

Dalam video tersebut, anak-anak mengaku sudah merasa jenuh karena terlalu lama di rumah. Mereka ingin segera bersekolah dan bertatap muka dengan kawan-kawan dan guru mereka.

Momen lucu terjadi, ketika ada anak yang bertanya kepada Presiden Jokowi. Dia bertanya, menjadi presiden apa saja yang dikerjakan. “Kalau adi Presiden ngapain aja Pak?” tanya salah satu anak.

Baca juga : Vaksinasi di MAJT Dikunjungi Presiden, MUI Jateng: ‘Bukti Ulama Dukung Vaksinasi’

Dengan sabar, Presiden Jokowi menjawab pertanyaan itu. Kepada anak-anak, dia mengatakan, menjadi presiden dia memimpin rapat dengan menteri-menteri, berkeliling dari Aceh sampai Papua untuk mengecek jalan, waduk, air port, dan sebagainya.

Video yang dibagikan hampir 2 ribu orang itu juga mendapat ribuan komentar. Di antaranya meminta keringanan biaya sekolah karena pembelajaran daring. Ada juga yang meminta untuk segera dibuka pembelajaran tatap muka kembali.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER