BETANEWS.ID, SEMARANG – Sebanyak 15 warga di RW 10 Kelurahan Gondoriyo, Kota Semarang terkonfirmasi positif Covid-19. Belasan warga tersebut melakukan isolasi mandiri di rumah.
Sejauh ini, kebutuhan makan sehari-hari warga yang sedang menjalani isolasi dibantu melalui iuran warga secara gotong-royong.
Namun, saat ini warga setempat mulai kewalahan untuk menyediakan kebutuhan makanan untuk warga yang sedang menjalani isolasi tersebut. Warga berharap, pemerintah bisa turun tangan.
Baca juga : Kampus UIN Walisongo Dijadikan Tempat Isolasi Covid-19
Ketua RW 10 Gondoriyo Sumartono mengatakan, untuk sementara selama 14 hari, kebutuhan makanan ditanggung melalui kas RW dan uang dari warga.
“Selama isolasi mandiri 7 hari, untuk makanan ditanggung oleh RW dan 7 hari berikutnya akan ditanggung oleh warga,” jelasnya, Kamis (24/6/2021).
Dia mengaku sudah berkomunikasi dengan lurah terkait permasalahan di RW 10 Gondoriyo. Rencanya, pihak kelurahan akan membuatkan tempat isolasi terpusat di tingkat RW maupun di tingkat RT yang warganya banyak terpapar Covid-19.
“Akan dibuat isolasi terpusat agar tak berbaur dengan keluarga,” katanya.
Sementara itu, Lurah Gondoriyo Semarang Totok Indarto mengatakan, pihaknya akan mengupayakan lokasi isolasi terpusat di tingkat RW maupun RT bagi warga yang terpapar Covid-19.
Baca juga : Ganjar Minta Kades yang Desanya Zona Hijau Agar Tidak Lengah
“Dengan demikian, dapat dilokalisasi dan tidak berbaur dengan keluarga yang sehat,” imbuhnya.
Warga berharap, agar janji pembuatan tempat isolasi terpusat segera direalisasikan. Sehingga, penyebaran Covid-19 di daerah tersebut tidak meluas.
Editor : Kholistiono

