BETANEWS.ID, KUDUS – Di halaman Rumah Sakit Islam Sunan Kudus tampak sebuah tenda besar memanjang warna hijau. Di dalam dan luar tenda tampak puluhan orang duduk mengantre. Beberapa lagi ada yang didata kemudian masuk ke dalam sekat. Setelah di dalam mereka pun disuntik bagian lengan atasnya. Itu merupakan kegiatan vaksinasi yang diadakan oleh Rumah Sakit Islam Sunan Kudus.
Ditemui di lokasi, Direktur Rumah Sakit Islam Sunan Kudus, Ahmad Syaifuddin mengatakan, sejak Sabtu (12/6/2021) pihaknya menyelenggarakan vaksinasi untuk masyarakat Kudus. Kegiatan tersebut rencananya akan berlangsung selama sebulan, serta bisa diikuti semua kalangan.

“Vaksinasi ini untuk semua kalangan warga Kudus yang berusia di atas 18 tahun. Kegiatan vaksinasi akan diselenggarakan selama sebulan,” ujar pria yang akrab disapa Syaifuddin kepada Betanews.id, Selasa (15/6/2021).
Baca juga: IKASTARA Kolaborasi dengan Pura Grup Gelar Vaksinasi untuk Lansia dan Pra Lansia
Syaifuddin menambahkan, RSI Sunan Kudus dapat jatah vaksin dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melalui Dinas Kesehatan Kabupaten (DKk) Kudus sebanyak 5 ribu dosis atau sasaran. Target per hari mampu menyasar 500 hingga 600 orang.
“Targetnya sehari kami mampu memvaksin 500 sampai 600 orang. Nanti kalau habis rencana akan ada tambahan vaksin dari Kemenkes lagi,” ungkapnya.
Meski untuk semua umur, pihaknya tetap memprioritaskan warga usia lanjut. Cara daftarnya pun mudah yakni melalu nomor WhatsApp 081 229 733 254. Untuk syaratnya hanya membawa kartu tanda penduduk (KTP) Kudus.
Dia pun kemudian, mengingatkan pentingnya warga untuk ikut vaksinasi. Sebab vaksin bertujuan untuk melindungi tubuh. Kalau badan terpapar, virusnya bisa dinetralisir apabila virusnya sedikit. Jika virusnya banyak, gejalanya hanya ringan tidak sampai parah.
“Bagi masyarakat yang sudah dapat jatah untuk vaksin, gunakan kesempatan itu. Sebab vaksin akan melindungi kita dan orang sekitar kita,” tandasnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

