31 C
Kudus
Senin, Mei 27, 2024

Dianggap Jadi Biang Klaster Covid-19, Ini Tanggapan Bupati Kudus

BETANEWS.ID, KUDUS – Kabupaten Kudus disebut jadi biang penularan Covid-19 varian B16172 atau varian Delta dari India. Banyak informasi yang beredar, ditemukannya varian delta di beberapa wilayah dan dianggap berasal dari Kudus.

Mendengar hal tersebut, Bupati Kudus HM Hartopo pun angkat bicara. Dengan santai, pihaknya menjawab, bahwa tuduhan tersebut akan dijadikan motivasi untuk bisa menurunkan angka Covid-19 di Kudus.

“Ya hal itu kita jadikan motivasi, bagaimana kita semangat untuk bisa menurunkan angka Covid-19 di Kudus. Akan langsung kita beri SP 3 (Surat Peringatan) biar segera keluar, segera dilepas (virusnya),” kata Hartopo, Rabu (16/6/2021).

-Advertisement-

Baca juga : UMKU Buat Shelter Pesantren Covid-19, Warga Penghuni Tak Disebut Penderita, Tapi Santri

Lanjutnya, memang, pada kenyataannya beberapa waktu lalu ada 28 pasien Covid-19 yang terkonfirmasi positif varian delta. Namun, apakah varian sama yang juga ditemukan di wilayah lain berasal dari Kudus, hal itu belum bisa dibuktikan kebenarannya.

Pemkab Kudus dalam hal ini telah melakukan beberapa hal. Demi mengetahui siapa yang manjadi penyebab awal, Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus juga mulai menelusuri kontak erat dengan 28 spesimen sebelumnya. Mereka juga mengirimkan tambahan spesimen untuk dilakukan tes Whole Genome Sequencing (WGS) di Laboratorium Universitas Gajah Mada Yogyakarta. Untuk mengetahui apakah ledakan kasus yang terjadi di Kudus disebabkan varian Delta ataukah tidak.

“Semua menuduh dari Kudus, saya yakin dalam hal ini kita tidak tahu (kebenarannya). Tapi apa yang perlu kita perbuat adalah untuk secepatnya memutus rantai penyebaran kasus ini. Termasuk dengan percepatan vaksinasi,” lanjut Hartopo.

Dari data terakhir yang dilaporkan ke Kementerian Kesehatan, capaian vaksinasi Kudus belum mencapai target. Baru mencapai 50 ribu sasaran dosis pertama dan lebih dari 27 ribu sasaran untuk dosis kedua. Ini masih jauh dari target vaksinasi di Kudus yang mencapai 127 ribu sasaran.

Baca juga : Antusiasme Warga Kudus Ikut Vaksinasi di RSI Sunan Kudus Sangat Tinggi

Dengan kenyataan tersebut, Hartopo berharap, warga Kudus bisa segera divaksin. Terutama bagi para pelayan publik di Kudus, untuk bisa segera selesai divaksinasi.

“Pelayanan publik kita suruh untuk dilakukan percepatan. Pemerintah pusat juga memberikan arahan dan bantuan dengan tujuan angka Covid-19 di Kudus bisa ditekan,” pungkasnya.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
30,973PengikutMengikuti
137,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER