31 C
Kudus
Rabu, Januari 28, 2026

Daftar Ulang PPDB Boleh Dilakukan Secara Langsung di Sekolah, Asal Dibarengi Prokes Ketat

BETANEWS.ID, KUDUS – Proses daftar ulang bagi siswa SD maupun SMP di Kudus boleh dilakukan secara langsung atau offline, asalkan dibarengi dengan penerapan protokol kesehatan ketat.

Sekretaris Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kudus Dian Vitayani Winahyu mengingatkan, agar saat melakukan daftar ulang, kapasitas ruangan harus benar-benar diperhatikan. Mereka yang datang juga wajib mengenakan masker.

“Sesuai dengan konsep PTM (pembelajaran tatap muka) itu, jadi yang boleh masuk harus setengah dari kapasitas. Intinya, satu ruang tidak boleh lebih dari 16 anak. Itu harus dipastikan, mereka datang pakai masker,” jelas Dian saat ditemui di ruangannya, Senin (28/6/2021).

-Advertisement-

Baca juga : Meski Pengumunan Hasil PPDB Bisa Diakses Secara Online, Ortu Siswa Pilih Datang Langsung ke Sekolah

Sementara untuk siswa yang sedang menjalani isolasi mandiri atau Isman, tidak diperkenankan datang langsung ke sekolah. “Cukup memberitahukan saja ke sekolah bahwa lagi isoman,” lanjutnya.

Proses daftar ulang dijadwalkan berlangsung selama dua hari ini, yakni di Selasa-Rabu (29-30/6/2021) besok. Untuk berkas apa saja yang perlu disiapkan oleh para peserta didik, hal itu bisa di lihat melalui website Kudus.siap-ppdb.com.

Dalam laman tersebut, kata Dian, semua berkas yang perlu dipersiapkan siswa sudah diberitahukan di sana. Mulai dari jadwalnya, nomor berapa, jam berapa, di mana tempatnya, kapan waktunya, ruangannya, bahkan denahnya, semuanya sudah tertulis dengan jelas.

Pengumuman itu juga sudah diumumkan lewat website resmi setiap sekolah. Jadi, semua siswa bisa mengunduh semua persyaratan yang perlu dibawa secara langsung di website yang disiapkan.

“Tinggal hari ini silakan anak-anak menyiapkan berkasnya. Besok saat daftar ulang sudah lengkap semua,” terangnya.

Sementara itu, di tempat lain, Kepala SMP 2 Kudus Sujarwo mengungkapkan, bahwa saat melakukan proses daftar ulang, semuanya akan dilakukan berdasar protokol kesehatan. Di mana dari 224 siswa yang diterima, akan dibagi menjadi dua hari.

Setiap hari pula, akan ada beberapa ruangan yang disiapkan. Dengan kapasitas maksimal satu ruang ditempati 14 siswa.

“Kita buat shif. Secara global, dari Hari Selasa sampai Rabu dari pukul 07.30-12.00 WIB. Pakaiannya bebas dengan didampingi orang tua. Karena ada hubungannya dengan prokes, ditakutkan anak-anak nanti bergerombol kalau sudah selesai,” terangnya.

Baca juga : Ganjar Luncurkan PPDB SMA/SMK, Ini Tahapan yang Harus Diketahui Calon Peserta Didik

Jika dalam waktu yang dijadwalkan, siswa tidak datang untuk daftar ulang, pihak sekolah akan menghubungi nomor siswa. Ini adalah cara yang dilakukan pihak sekolah, untuk memastikan alasan anak tersebut tidak bisa datang.

“Kalau memang isolasi mandiri dan dia memang mau masuk sini (Di SMP 2 Kudus), ya memang nanti kami minta konfirmasinya. Dengan melampirkan barang bukti seperti foto kalau memang dia masuk,” terangnya.

Bahkan jika memang terpaksa dari orang tua tidak bisa mewakilkan, pihak sekolah memperbolehkan untuk diwakilkan saudaranya. “Yang penting ada yang mengantar, dan administrasi dibawa,” pungkasnya.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER