Beli Mi Bakso di Semarang Kini Bayarnya Bisa Pakai QR Code

BETANEWS.ID, SEMARANG – Menikmati bakso di Semarang kini tak perlu menggunakan uang tunai untuk membayar. Sebab, untuk meminimalisir kontak fisik selama pandemi, pelanggan kini bisa bayar pakai QR Code atau Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).

Kepala Tim Implementasi Kebijakan dan Pengawasan Bank Indonesia Jawa Tengah, Dwiyanto C Sumirat mengatakan, sosialisasi pembayaran mi bakso menggunakan QR Code merupakan solusi agar warga ketika bertransaksi bisa aman saat pandemi. Menurutnya, program QRIS adalah solusi untuk menggerakkan ekonomi UMKM di Jateng dan Indonesia secara umum.

Kepala Tim Implementasi Kebijakan dan Pengawasan Bank Indonesia Jawa Tengah, Dwiyanto C. Sumirat

“QRIS merupakan standarisasi kanal pembayaran menggunakan metode QR Code dari Bank Indonesia, agar proses transaksi dengan QR Code menjadi lebih mudah, cepat, dan terjaga keamanannya,” jelasnya, Jumat (11/6/2021).

-Advertisement-

Baca juga: Pelaku Bisnis Haji dan Umroh di Jateng Berguguran

Menurutnya, pemanfaatan pembayaran melalui QRIS oleh BI dilakukan untuk menghindari kontak fisik dalam bertransaksi dan untuk mencegah penyebaran Covid-19.

“Oleh sebab itu, penggunaan transaksi non tunai menjadi salah satu perhatian Bank Indonesia, ” ujarnya.

Melalui QRIS, lanjutnya, masyarakat tak perlu repot mengeluarkan uang tunai karena bisa memesan dan melakukan pembayaran cukup menggunakan Smartphone.

“Jadi, meskipun ada PSBB dan pembatasan, UMKM tetap bisa bertransaksi dengan QRIS dengan menggunakan smartphone masing-masing,” ucapnya.

Baca juga: Warga Semarang Bisa Ikut Vaksinasi di Empat Titik yang Disediakan Polrestabes Semarang

Dia menambahkan, pedagang UMKM yang sudah bergabung dengan QRIS di Jawa Tengah lebih dari 600 ribu pengguna, sedangkan di Semarang ada 200 ribu pengguna.

“Kalau di Semarang sudah ratusan ribu yang telah bergabung,” paparnya.

Dia ingin UMKM di Jateng bisa naik kelas dan bisa bersaing di pasar. Menurutnya, cara penggunaan QRIS juga cukup efisien dengan menggunakan stiker kemudian discan.

“Kita bersama penyedia jasa pembayaran bisa melakukan pembayaran secara digital. Semua sudah ada tinggal diedukasi,” tandasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER