BETANEWS.ID, KUDUS – DPRD Kudus mendesak agar vaksinasi terhadap guru bisa segera dituntaskan. Bukan hanya untuk guru-guru di sekolah yang mengajukan diri untuk menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) dalam waktu dekat, tapi untuk seluruh tenaga pendidik di Kabupaten Kudus. Baik sekolah negeri maupun swasta.
Wakil Ketua Komisi D DPRD Kudus Muhtamat meminta, pada Mei 2021 ini, suntikan vaksin dosis pertama untuk para guru agar bisa tuntas.
Baca juga : 805 Guru SMP di Kudus Tunggu Vaksinasi Sebelum Ikuti PTM
“Kita harapkan semuanya bisa terselesaikan. Bulan Mei vaksin pertama bisa dilakukan dan Bulan Juli semuanya bisa clear, ” kata Muhatamat, usai mengikuti Rakor dengan Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus, Selasa (18/5/2021).
Keinginan ini, kata Muhtamat, adalah upaya untuk melindungi para guru dari penularan virus Covid-19. Apalagi, dari laporan yang didapatnya, banyak sekolah swasta di Kudus yang diam-diam melakukan PTM.
Oleh sebab itu, vaksinasi ini memang perlu dilakukan. Tidak hanya bagi mereka yang melakukan PTM secara resmi, tapi juga yang lainnya.
“Padahal banyak sekolah swasta yang melakukan PTM, ini harus menjadi pantauan kita bersama untuk melindungi mereka. Vaksinasi tidak hanya yang melakukan PTM secara resmi saja, kita harapkan semuanya bisa terselesaikan, ” lanjutnya.
Sementara itu, Kepala DKK Kudus Badai Ismoyo mengaku optimis, jika vaksinasi untuk semua tenaga pendidik di Kudus bisa segera terselesaikan. Dengan ribuan vaksin yang diterima oleh Kudus, hal ini menurutnya bisa mengakomodir vaksinasi bagi para guru.
“Terkait vaksin untuk guru, Insya Allah akan tercukupi untuk saat ini. Target vaksin guru, dari jumlah yang diminta dan pendamping guru ada 12.000 permintaan dari Disdikpora. Minggu lalu kita sudah dapat dropping vaksin 2.000 dosis. Minggu ini ada aloksi lagi, Insya Allah semuanya selesai, ” kata Badai.
Baca juga : Vaksinasi di Kudus Terhambat Jatah Vaksin, Hartopo: ‘Semoga Juli Semua Guru Sudah Divaksin’
Pihaknya pun yakin, dalam beberapa minggu ke depan, vaksinasi guru bisa segera terselesaikan, supaya PTM bisa segera dilaksanakan. Namun, semuanya tetap disesuaikan dengan situasi dan kondisi nantinya.
“PTM kita akan sesuaikan dengan situasi dan kondisi nantinya. Tapi sekitar sepuluh ribu dosis vaksin, akan kita berikan kepada tenaga pendidik di Kudus, ” pungkasnya.
Editor : Kholistiono

