31 C
Kudus
Rabu, April 21, 2021
Beranda KUDUS Tradisi Dandangan Bakal...

Tradisi Dandangan Bakal Digelar Tahun Ini

Pemkab Beri Syarat Kudus Zona Hijau

BETANEWS.ID, KUDUS – Kabar baik bagi warga Kudus, Dandangan yang menjadi tradisi warga Kudus dalam menyambut Ramadan, kemungkinan akan digelar jika tren penularan virus Covid-19 di Kudus terus mengalami penurunan. Penurunan kasus tersebut, ditunjukkan dengan status zonasi Kudus yang berubah menjadi hijau.

Rencana tersebut disampaikan oleh Plt Bupati Kudus HM Hartopo yang mengatakan, jika Kudus bisa zona hijau, Dandangan bisa jadi akan digelar. Namun protokol kesehatan akan tetap diberlakukan.

“Soal Dandangan kita lihat kondisi nanti. Kalau Kudus zona hijau, akan kita buat (acara Dandangan), tapi sederhana. Tidak seperti dulu intinya, ” ungkap Hartopo di depan Command Center kompleks Pendapa Kabupaten Kudus, Rabu (3/3/2021).

Dirinya menyebut, apabila Kudus belum sepenuhnya zona hijau, ia akan mengevaluasi lagi keputusannya itu. Sebab, jika pihaknya salah langkah, hal itu ditakutkan akan menimbulkan permasalahan di kemudian hari, bahkan bisa menjadi masalah nasional.

Baca juga : Hartopo Tutup Tempat Wisata dan Ziarah di Kudus, Dandangan Ditiadakan

“Untuk pelaksanaannya nanti, secara sederhana saja. Yang jelas ada physical distancing atau jaga jarak antarpedagang. Jika lapaknya berdekatan harus dipisah sekitar 3 meter antarlapak. Jumlah pedagangnya pun jelas akan dibatasi, ” jelas Hartopo.

Di samping itu, masalah lain yang ditakutkan adalah membeludaknya para pengunjung. Di mana lokasi Dandangan di tahun-tahun sebelumnya, selalu sesak dan ramai oleh para pengunjung dari Kudus, Pati, Jepara dan kota-kota lainnya.

“Nah, masalah lainnya itu nanti soal pengunjung. Makanya nanti kita akan kaji terlebih dahulu layoutnya, penataannya nanti akan seperti apa, ” pungkas Hartopo.

Beberapa hari lalu, Hartopo menyebut, jika rata-rata wilayah di Kabupaten Kudus sudah zona hijau. Di mana saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro, tidak ada RT atau RW yang berzona merah. “Rata-rata hijau, yang lainnya kuning atau oranye, ” kata Hartopo beberapa waktu lalu.

Penurunan kasus positif Covid-19 ini pun ditunjukkan dengan ditutupnya satu ruang isolasi di salah satu rumah sakit rujukan Covid-19 di Kudus, yaitu di RSUD dr Loekmono Hadi. Penutupan ruangan itu, disebabkan karena tersisa 31 pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakit tersebut.

Editor : Kholistiono

Tinggalkan Balasan

29,270FansSuka
14,686PengikutMengikuti
4,311PengikutMengikuti
36,004PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler