31 C
Kudus
Selasa, Januari 27, 2026

Persiapan Pembelajaran Tatap Muka, Ratusan Guru di Kudus Jalani Vaksinasi

BETANEWS.ID, KUDUS – Sebanyak 500 guru dari berbagai jenjang pendidikan di Kabupaten Kudus mulai menjalani vaksinasi, Senin (22/3/2021). Guru yang mendapatlan jatah vaksin ini adalah mereka yang mengajar di sekolah yang dipilih untuk menyelenggarakan pembelajaran tatap muka (PTM).

Kasi Survelen Imunisasi pada Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus Aniq Fuad menjelaskan, Vaksinasi untuk ratusan guru ini selain sebagai syarat melakukan PTM, juga sebagai upaya perlindungan terhadap para pendidik. Pihaknya berharap hal itu bisa memberikan kekebalan guru-guru terhadap virus Covid-19.

ratusan guru di Kudus menjalani vaksinasi untuk persiapan pembelajaran tatap muka di Kudus. Foto: Nila Rustiyani.

“Hari ini vaksinasi diperioritaskan untuk sekolahan yang akan mengikuti simulasi Pembelajaran Tatap Muka. Di Kudus nanti ada 9 SD, 1 SMP, 1 SMA, 1 SMK, dan 1 MA,” kata Aniq Fuad di gedung Pusat Belajar Guru (PBG) Kelurahan Mlati Norowito, Kecamatan Kudus, Kabupaten Kudus.

-Advertisement-

Sedangkan untuk guru-guru lainnya yang tidak termasuk dalam skala priorotas, lanjut Aniq, akan divaksin sekitar April hingga Mei.

Baca juga: 12 Sekolah di Kudus, Pati, dan Jepara Ikut PTM, Ini 140 Sekolah yang Dilibatkan

“Vaksinasi untuk ratusan guru ini berlangsung hanya hari ini. Untuk keseluruhan guru nanti sekitar Bulan April-Mei,” lanjut Aniq.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Olahraga Kabupaten Kudus Harjuna Widada mengungkapkan, setelah vaksinasi tahap pertama ini, pihaknya akan melaporkannya kepada Plt Bupati Kudus. laporan itu terkait jumlah guru yang divaksin dan hasil vaksinasi tahap pertama ini.

“Jadi nanti hasil hari ini akan kami buat laporan ke Plt Bupati. Nanti setelah vaksinasi kedua, kami juga akan laporkan ke provinsi, untuk menentukan hari dan tanggal untuk TPM, ” kata Harjuna.

Harjuna lantas merici sekolah yang akan dilibatkan dalam PTM. Untuk SD, ada SD 2 Garung Kidul, SD 2 Nganguk, SD 2 Jetis Kapuan, SD Berugenjang, SD 1 Golantepus, SD 2 Hadipolo, SD 3 Peganjaran, SD 1 Rahtawu, dan SD 8 Kandangmas. Sedangkan untuk SMP hingga MA, ada SMPN 1 Jekulo, SMA 1 Bae, SMK Wisuda Karya, dan MA NU Banat.

“Rencananya mulai besok kita akan ke sekolah-sekolah untuk mengecek kelengkapan sekolah untuk PTM nanti. Mulai dari tempat-tempat duduk siswa, ketersedian hand sanitizer, dan lainnya harus ditata sedemikan rupa,” tegas Harjuna.

Baca juga: Disdikbud Jateng Soal Prokes PTM: “Kalau Ada 1 Siswa Positif, Sekolah Langsung Ditutup’

Salah satu guru yang divaksin, Alimah mengaku senang menerima vaksin. Guru mata pelajaran IPA SMP 1 Jekulo itu juga merasa lega dan lebih siap jika suatu hari nanti PTM jadi dilakukan.

Alimah juga mengungkapkan bahwa ketika nanti PTM bisa dimulai, SMP 1 Jekulo sudah menyiapkan segalanya. Mulai dari hand sanitizer di setiap kelas, tempat cuci tangan di depan setiap kelas, dan menyiapkan masker untuk para siswa dan guru.

“Semuanya sudah kami siapkan bahkan sebelum ada wacana PTM. Tapi nanti jika jadi PTM, persiapannya mungkin akan ditambah dengan penyemprotan setiap ruangan dengan disinfektan setiap selesai sesi pelajaran,” pungkasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER