BETANEWS.ID, KUDUS – Di dalam ruangan distro yang berada di Desa Getas Pejaten RT 9 RW 4, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, terlihat beberapa wanita sedang sibuk dengan kerjaannya. Ada yang membereskan pakaian dan menginput data. Di sisi lain, seorang wanita berjilbab sedang membantu karyawannya merapikan pakaian. Ia adalah Umi Kulsum (31), owner Bilqis Collection.
Ditemui sambil merapikan baju, dia mengungkapkan, usaha yang dirintis sejak November 2016 itu menyediakan brand terkenal yang peminatnya sampai luar negeri seperti, Malaysia, Arab Saudi, dan Korea. Penjualan sampai luar negeri itu lantaran harga yang dijualnya lebih murah dibandingkan dengan harga mall ataupun supermarket.

“Pembeli pernah ada yang dari luar negeri. Ya orang Indonesia yang bekerja di sana yakni dari Arab Saudi, Malaysia, dan Korea,” jelasnya wanita berkacamata itu, Senin (8/2/2021).
Baca juga: Hanya Sampai Besok, Pakaian Brand Terkenal di Bilqis Collection Lagi Banjir Diskon
Tempatnya itu menyediakan barang seperti, kaus, jaket, topi, sendal, waist bag, celana pendek, celana panjang, celana dalam, dompet, jam tangan, boxer, dan sepatu. Barang-barang yang tersedia tersebut merupakan brand terkenal seperti, 3second, Greenlight, Famo, Moutley, Lois, Bombboogie, Emba, Planet Surf, dan Ocean Pasifik.
“Untuk harga dari beberapa barang yang tersedia di sini bermacam-macam. Harga kaus Rp120 ribu hingga Rp135 ribu, jaket Rp240 ribu hingga Rp300 ribu, celana pendek Rp240 ribu hingga Rp285 ribu, celana panjang Rp280 hingga Rp300 ribu,” rincinya di tempat usaha yang buka mulai pukul 9.30 WIB hingga pukul 21.00 WIB itu.
Alasan dirinya merintis usaha tersebut lantaran tidak sengaja karena awalnya ditawari adiknya jualan barang branded di rumah, yang modal awalnya hanya Rp 500 ribu. Pemasaran awalnya dia menawarkan kepada keluarganya. Selanjutnya, dia pasarkan melalui postingan di Facebook. Menurutnya, minat pembeli saat itu banyak karena harga di bawah mall atau supermarket.
Baca juga: Belanja Kebutuhan Fashion di Distro Kakkoii yang Banyak Promo Menarik
“Pemasaran awal saya posting di Facebook, ternyata minat pembeli banyak. Karena alasan itu saya bertahan dengan menjual brand terkenal orisinal yang peminatnya banyak dan lakunya mudah,” katanya.
Umi menambahkan, kebanyakan dari pembelinya itu memilih merek 3second dan Greenlight. Hingga saat ini, merek tersebut menjadi icon di distronya.
“Semoga kedepannya semakin lancar, ramai, dan bisa menambah buka cabang di berbagai daerah,” tuntasnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

