BETANEWS.ID, KUDUS – Seorang perempuan terlihat sedang mengambar pola di atas kain berwarna merah muda. Setelah mengambar, dilanjutkannya dengan mengunting kain dengan hati-hati agar mendapatkan ukuran yang sudah ditentukan. Setelah itu, ia kemudian menjahitnya sendiri di mesin jahit yang tak jauh darinya.
Ditemui di kediamanya yang berlokasi di Jalan Ganesa 4, Perumahan Graha Mekar Indah, Desa Prambatan Kidul, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus, Reni Susantie (51) owner Penjahit Butik Nysss menjelaskan tentang usaha yang sudah ia rintis selama tujuh tahun tersebut.

Reni mengakui usahanya ini berawal dari ketidaksengajaan. Awalnya, Reni hanya gemar membuatkan gamis untuk anaknya. Lalu setelah itu, Secara tidak sengaja, gamis buatannya banyak dilirik oleh teman-teman anaknya. Dari sini lah akhirnya Reni memulai bisnisnya.
Baca juga: Tren Makeup Pengantin Kekinian yang Cantik nan Flawless Ala Bintari Wedding
Bisnis jasa yang sudah lama ia rintis ini, memiliki beberapa keunggulan yang membuat pelangganya selalu percaya untuk kembali membuat baju di Penjahit Butik Nysss. Menurut pengakuan pelanggannya, mereka senang karena hasil jahitannya lebih rapi, lebih teliti, dan bisa fiting beberapa kali sampai benar-benar dirasa cocok dan pas ukurannya. Tak hanya itu, busana hasil jahitannya juga nyaman dipakai dan pengerjaanya cepat.
Di Penjahit Butik Nysss, Reni melayani berbagai macam jahitan mulai dari pembuatan gamis, kebaya pengantin, seragam bridesmaide, blouse, dan masih banyak lagi.
“Pokoknya kita melayani pembuatan baju secara custom, sesuai keinginan pelangan,” beber Reni, Kamis (21/01/2021).
Untuk harga, Reni mengakui harga yang dipatoknya cukup standar, mulai dari Rp100 ribu untuk blouse, dan Rp200 ribu untuk jenis brokat.
“Tetapi sejauh ini saya lebih banyak menerima orderan kebaya untuk pengantin, sih,” jelasnya.
Baca juga: Centra Moda Textile, ‘Surganya’ Kain di Kudus yang Sering Kasih Diskon Gede
Karena sudah terkenal dengan kualitas jahitannya yang rapi, Penjahit Butik Nysss bisa sampai mengerjakan 20 baju tiap bulannya. Dengan ramainya usaha itu, kini Reni sudah mempunyai dua karyawan yang bekerja dari rumah.
Walaupun sudah banyak peminatnya, tetapi Reni masih memprioritaskan pemesanan dengan jarak dekat yakni daerah Kudus saja. Untuk di luar kota, ia belum bisa melayani.
“Sebenarnya dari luar kota banyak yang minat, tetapi saya takutnya nanti saat pengukuran kurang pas atau gimana, jadi saya hanya melayani yang dekat saja,” tambahnya.
Untuk melihat hasil karya jahitan Reni, ia membuat portofolio di Google dengan nama Penjahit Butik Nysss. Lalu untuk melihat hasil masker dan strap bisa dilihat di instagram @Nysss.butik, atau bisa melalui whatsapp 0878 3156 6127.
Editor: Ahmad Muhlisin

