BETANEWS.ID, KUDUS – Sejumlah orang terlihat sedang beraktivitas di RUS Animation Studio, SMK Raden Umar Said (RUS) Kudus. Satu di antara mereka yakni Dewi Sekar Ayu Kinasih (19), Production Coordinator sekaligus Animator di film berjudul Unstring Your Heart. Ia berbagi cerita kepada betanews.id tentang film yang meraih nominasi di ajang film internasional itu. Film berdurasi 8,11 menit itu masuk nominasi di The 20th Kansas International Film Festival 2020.
Sekar begitu dia akrab disapa menjelaskan, jika film berlatar gedung Lawang Sewu Semarang itu sebelumnya masuk nominasi juga masuk ajang HelloFest 2019 kategori Best Student Creation dan Canberra Short Film Festival 2019 serta Pune Short Film Festival 2019.
Baca juga : SMK RUS, Sekolah Animasi Kualitas Internasional yang Punya Fasilitas Keren
Di juga membeberkan, jika film tersebut dibuat pada tahun 2018. Untuk proses pembuatan film Unstring Your Heart, membutuhkan waktu sekitar sembilan bulan. Sebelum memasuki proses pembuatan animasi, mereka melakukan riset informasi terlebih dahulu selama tiga bulan.
“Setelah riset selama tiga bulan, kemudian baru memasukin proses pembuatan filmnya. Kira-kira membutuhkan waktu sekitar 6 bulan,” terangnya, Rabu (6/1/2021).
Perempuan yang akrab disapa Sekar itu melanjutkan, dalam proses pembuatan, mereka melibatkan 50 orang. Puluhan orang tersebut dibagi menjadi 12 divisi.
“Divisi skrip atau story, storyboard atau cerita gambar, konsep art, produksi modeling, ligging, layout, animation, lighting render, compositing, visual efek, color greding, kemudian baru editing atau finishing,” rincinya.
Ditemui di lokasi yang sama, Rico Andriansyah (29), Kaprodi Jurusan Animasi SMK RUS Kudus menambahakan, project film tersebut dikerjakan oleh siswa yang sedang PKL. Dan film berjudul Unstring Your Heart itu merupakan karya siswa PKL angkatan kedua di sana.
“Dan film ini merupakan produk pertama dengan style realis. Tentu ini menjadi tantangan terutama bagi anak seusia mereka,” ungkap Rico sapaan akrabnya.
Baca juga : Siswa SMK RUS Sabet Medali Emas LKS Nasional Bidang Desain Animasi Game 3D
Pada tahun itu, kata Rico, ada sekitar 60 siswa yang PKL, tetapi hanya 50 siswa yang terlibat. Menurutnya, siswa yang sedang PKL juga bisa menjalani PKL di luar sekolah.
“Waktu itu yang terlibat sekitar 50 orang, karena yang lain PKL di luar. Dan kebetulan Sekar ini yang menjadi koordinator produksinya. Jadi di sini setiap tahun ada produksi film animasi untuk diikutkan festival,” tambahnya.
Editor : Kholistiono

