BETANEWS.ID, KUDUS – Di tepi Jalan Lingkar Utara, Desa Singocandi, Kecamatan Kudus, Kabupaten Kudus, tepatnya depan Polsek Kota lama, terlihat penjual tas selempang. Siang itu, para pembeli tampak mengerubuti lapak tersebut. Ada yang pulang menenteng plastik, ada pula dengan tangan hampa lantaran tak jadi membeli. Tak jauh dari pembeli, pria berkemeja kotak-kotak itu menyapa dan melayani mereka yang datang. Ia adalah Aan Hambali (31), pedagang tas pinggir jalan.
Setelah melayani para pembeli, pria yang akrab disapa Aan itu bersedia berbagi cerita kepada betanews.id tentang bisnisnya yang dimulai sejak Maret 2019 lalu. Dia mengatakan, walaupun berjualan di pinggir jalan, tetapi kualitas yang ia tawarkan tidak murahan. Dirinya menjual beberapa produk berbahan kulit asli dari lokal dan impor.

“Tidak hanya menjual produk berkualitas, kami juga menyediakan produk imitasi dengan harga yang murah. Kalau Produk berkualitas kami menyediakan dari produk lokal dan impor berupa tas kulit dan dompet kulit,” beber Aan, Senin (25/1/2021).
Baca juga: Zibi Leather, Tempatnya Tas Kulit Keren dan Berkualitas
Aan mengungkapkan, dalam penjualannya dia menyediakan berbagai produk meliputi tas selempang, dompet, ikat pinggang, dan gantungan kunci yang bisa digunakan untuk tempat STNK.
“Harga yang tersedia di sini beda-beda. Untuk harga tas selempang mulai kisaran Rp 20 ribu hingga Rp 150 ribu, tas kulit dari Rp 100 ribu hingga Rp 500 ribu, dompet Rp 10 ribu hingga Rp 170 ribu, ikat pinggang Rp 15 ribu hingga Rp 120 ribu, dan gantungan kunci Rp 10 ribu hingga Rp 15 ribu,” rincinya.
Bahan kulit tas dan dompet yang dijual merupakan bahan dari kulit sapi dan kulit domba. Menurutnya, kebanyakan dari pembeli berminat membeli produk berbahan kulit asli berupa dompet. Dirinya mengaku, dalam sehari rata-rata menjual sebanyak 30 item barang.
Baca juga: Duta Collection, Tempat Pembuatan Tas Souvenir Murah yang Punya Pelanggan Hingga Papua
Salah satu pembeli Shofi’i mengungkapkan, alasan dirinya membeli barang di situ lantaran penasaran dengan penjualan yang ada di pinggir jalan. Karena melihat banyak barang yang ada, dia dan temannya mencoba melihat dan membelinya.
“Saat melintasi jalur sini saya penasaran dengan barang yang dijual dan saya membeli dompet. Untuk kualitas yang dijual di sini bagus,” tandasnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

