Penulis: Dea N. Hendryanti

Dosen Nutrisi dan Pangan Fungsional, Unika Soegijapranata

Berbagai bahan pangan mengandung nutrisi yang penting bagi sel imun. Kenali sumber bahan pangannya dan konsumsi secara seimbang, bervariatif serta dalam jumlah cukup namun tidak berlebihan. Efektivitas bergantung pada dosis: terlalu banyak dapat menyebabkan toksisitas, terlalu sedikit mungkin tidak efektif. Berikut adalah nutrisi yang penting untuk meningkatkan sistem imun beserta contoh sumber pangan menurut National Institutes of Health, USA.

  • 1. Vitamin C

Vitamin C berfungsi sebagai antioksidan, meningkatkan T-cell, NK cell, pembentukan kolagen (meningkatkan integritas epithelial barriers). Contoh bahan pangan: jeruk, kiwi, brokoli, stroberi, dan tomat.

2. Vitamin A

Vitamin A penting dalam menjaga fungsi normal innate immune cells (NK cells, macrophages, neutrophils), T-cell dan sebagai anti-inflamasi. Contoh bahan pangan: hati sapi, ubi jalar manis, bayam, dan wortel.

3. Vitamin E

Vitamin E berfungsi untuk meningkatkan NK-cell dan T-cell. Contoh bahan pangan: biji bunga matahari, almonds, kacang tanang, bayam, brokoli, kiwi, manga, dan tomat.

4. Vitamin B6

Vitamin B6, berfungsi dalam mengaktivasi NK-cell, T-cell serta sebagai anti-inflamasi. Contoh bahan pangan: hati sapi, ikan tuna, dada ayam, kentang, dan pisang.

5. Vitamin B12

Vitamin B12, berfungsi untuk meningkatkan fungsi NK-cell dan T-cell. Contoh bahan pangan: kerang, hati sapi, daging sapi sirloin, telur, dan susu rendah lemak.

6. Vitamin B9

Vitamin B9, berfungsi untuk meningkatkan fungsi NK-cell. Contoh bahan pangan: hati sapi, bayam, beras putih, asparagus, alpukat, brokoli, tomat, jeruk, pepaya, dan pisang.

7. Zinc

Zinc, berfungsi meningkatkan T-cell dan NK-cell. Contoh bahan pangan: tiram, daging sapi, yoghurt, daging ayam, susu rendah lemak, almonds, dan kacang polong.

8. Zat Besi

Zat Besi, berfungsi meningkatkan T-cell. Contoh bahan pangan: Dark Chocolate,  hati sapi, bayam, dan tahu.

9. Selenium

Selenium berfungsi sebagai antioksidan serta meningkatkan T-cell, NK-cell. Contoh bahan pangan: Ikan Tuna, sardines, udang, telur ayam, susu sapi, bayam, dan pisang.

10. Probiotik

Probiotik berfungsi meningkatkan aktivitas T-cell serta mencegah dysbiosis. Probiotik seperti Lactobacillus dan Bifidobacterium dapat ditemukan di yoghurt, kefir dan minuman probiotik hasil fermentasi susu lainnya.

Adapun rekomendasi ini ditujukan untuk individu dalam kondisi sehat dan sebagai nutritional support untuk mencegah terjangkitnya virus secara umum, termasuk virus penyebab penyakit Covid-19. Meskipun tiap waktunya kita terus dihadapkan pada fakta bahwa penyebaran infeksi Covid-19 ini begitu cepat dengan resiko yang fatal, tapi jangan kehilangan harapan. Kita masih memiliki ‘tentara’ yang siap berperang yaitu sel imun, di mana tentunya perlu dipersenjatai dengan asupan nutrisi yang tepat dan cukup.

Tinggalkan Balasan