31 C
Kudus
Senin, Januari 26, 2026

Andika/Febby dan Rehan/Lisa Belum Temui Rintangan Berarti di Liga PB Djarum 2020

BETANEWS.ID, KUDUS – Pasangan ganda Campuran Pelatnas PBSI Andika Ramadiansya/Febby Valencia dan Rehan Naufal Kusharjanto/Lisa Ayu Kusumawati belum menemui rintangan berarti di hari keempat Liga PB Djarum 2020, Jumat (11/12/2020). Mereka berhasil mengatasi pasangan PB Djarum dengan skor akhir sama 21-10 21-10.

Turun bertanding di nomor Mix U-19 & Dewasa, Andika/ Febby berhasil mengatasi ganda campuran PB Djarum Carlo Syah Gumilar/Aisyah Hanadiya Taisir dengan skor akhir 21-10 21-10. Febby, kelahiran Semarang pada 11 Februari 2000, mengaku sempat beberapa kali disulitkan oleh permainan Carlo/Aisyah.

“Walau selisih usia cukup jauh, tapi mereka bermain dengan baik. Beberapa kali aku dimatikan oleh pukulan-pukulan mereka,” katanya.

-Advertisement-

Baca juga: Turun di Nomor Perorangan, Atlet Muda PB Djarum Tak Gentar Lawan Penghuni Pelatnas

Spesialis ganda putri dan ganda campuran yang telah mengikuti berbagai kejuaraan ini memanfaatkan Liga PB Djarum 2020 pada Desember ini untuk beradaptasi dengan suasana kejuaraan maupun turnamen, yang menghilang karena pandemi virus korona.

“Liga ini sangat bermanfaat bagi saya untuk persiapan nantinya, jika turnamen sudah mulai digelar lagi. Karena saya sudah lama banget nggak ikut pertandingan,” ujar semifinalis Mola TV PBSI Home Tournament 2020

“Dan untuk adik-adikku, semangat terus! Pantang menyerah, meski pun keadaannya lagi pandemi,” demikian Febby berpesan.

Di pertandingan lain, ganda campuran PB Djarum Ridya Aulia Fatasya/Muhammad Ihsan Hawali harus mengakui ganda campuran penghuni pelatnas Rehan Naufal Kusharjanto/Lisa Ayu Kusumawati 21-10 21-10 di nomor Mix U19 & Dewasa. Meski kalah, Ridya mendapatkan pelajaran penting dari permainan dua seniornya tersebut.

Baca juga: Tim Krapyak dan Kaliyetno Juara Kategori Beregu Liga PB Djarum 2020

“Bola mereka lebih matang dan terarah. Banyak teknik dari Kak Rehan dan Kak Lisa yang perlu dicontoh dan dilatih untuk modal di pertandingan-pertandingan selanjutnya,” kata atlet kelahiran Semarang, 22 Februari 2003 ini.

Di sisi lain, runner-up Liga PB Djarum 2020 ini merasa perlu membiasakan diri bermain di nomor ganda campuran, yang baru kali pertama dilakoninya. Menurutnya, liga internal ini merupakan kesempatan yang baik bagi dirinya untuk menjajal berbagai nomor.

“Saya berani menerima tantangan untuk bermain di mix, baik itu putri atau campuran. Banyak pelajaran yang saya dapat dari liga ini, sehingga nantinya bisa ditentukan di nomor apa kekuatan saya,” tandasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER