BETANEWS.ID, PATI – Pada sebuah rumah yang masuk Dukuh Kerep Pare Timur RT 3 RW 2, Desa Tamansari, Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati, terlihat dua orang remaja sedang sibuk melukis sepatu. Alas-alas kaki itu dilukis sedemikian rupa mengikuti desain yang sudah mereka buat sebagai dasar sebelumnya. Berada tak jauh dari mereka, sepatu yang sudah mendapatkan sentuhan tangan kreatif mereka tampat terjajar rapi. Salah satu dari remaja itu adalah Yoga Adhitya Pratama (18), seniman muda yang menekuni usaha shoes painting.
Berbekal hobi menggambar, pria yang saat ini masih duduk di bangku SMA kelas XII itu ingin mengekspresikan karyanya pada media sepatu. Ia mengaku terinspirasi dari salah satu brand yang menjual produk dengan sentuhan lukisan. Dalam pengerjaan itu, dirinya bekerjasama dengan sepupunya, Nova (17).

“Biasanya pengerjaan sepasang sepatu bisa selesai kurang lebih satu minggu tergantung tingkat kerumitannya. Pengerjaannya biasanya di malam hari karena kalau pagi sekolah,” ujar Yoga kepada Betanews.id, Selasa (3/11/2020).
Baca juga: Cerita Pelajar di Kudus yang Nekat Mulai Bisnis Sepatu Brand Lokal saat Pandemi
Alat-alat yang ia gunakan ialah kuas dan cat khusus agar saat sepatu dicuci, catnya tidak mengelupas. Cat yang ia gunakan terdiri dari tiga lapisan, yaitu cat dasar, cat berwarna, dan menggunakan finisher atau cat bagian luar untuk memperkuat gambar.
Proses pembuatannya, bermula dari pembuatan desain, pemberian cat dasar agar warna dapat terlihat pada lapisan selanjutnya, dan setelah itu sepatu dilukis dan diwarnai sesuai dengan pola. Baru setelah semua proses tersebut terlewati, tiba di bagian akhir yakni pengaplikasian cat bagian luar yang menjadikan lukisan awet dan tidak mengelupas.
“Sepasang sepatu biayanya mulai dari Rp 150 ribu hingga Rp 250 ribu tergantung tingkat kerumitan desainnya. Pemesanan masih dari daerah Pati dari teman ke teman,” pungkasnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

