31 C
Kudus
Senin, Juli 22, 2024

Ganjar Soal Outbreak di Banyumas: ‘Siapa Bilang Kekurangan Tempat Isolasi, Cukup Kok’

BETANEWS.ID, SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo memastikan rumah sakit dan ICU di Jawa Tengah masih aman. Kepastian ini disampaikan setelah adanya kasus outbreaks di beberapa daerah khususnya Banyumas akibat munculnya klaster pondok pesantren.

“Kita masih aman kok, siapa bilang kita kekurangan. Untuk Banyumas, sudah kami tolong dan lakukan tindakan-tindakan. Sudah diswab dan diatur semuanya. TNI sudah meminjamkan (tempat isolasi), kami juga siapkan. Cukup kok,” kata Ganjar ditemui di kantornya, Kamis (1/10/2020).

Ganjar membeberkan, sampai saat ini seluruh rumah sakit rujukan Covid-19 di Jawa Tengah masih tersedia 1.911 tempat tidur yang kosong. Selain itu juga masih ada 237 ICU yang belum terpakai.

-Advertisement-

“Jadi sebenarnya kalau dari sisi itu, kita masih aman. Sementara tempat isolasi yang sudah kami siapkan, kira-kira baru terisi 60 persen. Masih ada 40 persen yang bisa digunakan untuk yang sifatnya mendadak seperti kasus di Banyumas,” terangnya.

Baca juga: Ada Ledakan Kasus Covid-19 di Banyumas, Ruang Isolasi Hampir Penuh

Bahkan, Ganjar juga berencana menambah tempat isolasi di hotel-hotel di Jawa Tengah. Hal itu diputuskan setelah rapat dengan Menko Marinvest, Luhut Binsar Pandjaitan, beberapa waktu lalu.

“Pak Luhut bilang, jika masyarakat tidak mau isolasi di tempat mereka sendiri karena berbahaya, bisa dilakukan penambahan isolasi di hotel. Kami sudah persiapkan itu, dari Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Jateng siap membantu, nanti tinggal ditunjuk saja,” terangnya.

Bahkan, dirinya sudah meminta Bupati Banyumas untuk menyiapkan skenario pemanfaatan hotel itu. Hal ini dilakukan untuk antisipasi jika terjadi penambahan jumlah kasus.

“Banyumas menurut saya sudah harus menyiapkan itu, kalau dengan tempat isolasi yang kita bantu cukup, maka tidak perlu. Tapi kalau diperkirakan akan ada penambahan, nggak papa disiapkan hotel, nanti bisa kita kerjasamakan,” pungkasnya.

Baca juga: Dua Pesantren di Kebumen dan Banyumas Jadi Klaster Baru Penyebaran Covid-19

Sekadar diketahui, terjadi peningkatan kasus Covid-19 di Kabupaten Banyumas akibat munculnya klaster baru, yakni klaster pondok pesantren. Sampai saat ini, ada ratusan santri yang dinyatakan positif kasus Covid-19.

Pemkab Banyumas sendiri tengah mengebut pelasanaan tracing. Sebanyak 4.000 tes swab disiapkan untuk keperluan itu.

Editor: Ahmad Muhlisin

Ahmad Muhlisin
Ahmad Muhlisinhttps://betanews.id
Jurnalis Beta Media yang sebelumnya telah lama menjadi reporter dan editor di sejumlah media.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
30,973PengikutMengikuti
141,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER