31 C
Kudus
Selasa, Juni 28, 2022
spot_img
BerandaKUDUSSiswa SMP di...

Siswa SMP di Kudus Ini Kerjakan Soal Ujian Sambil Gembala Kambing

BETANEWS.ID, KUDUS – Nur Rohmat (12) terlihat bersama temannya berjalan menuju SMP 3 Satu Atap Undaan. Sambil menyandang tas sekolah, mereka menemui guru untuk meminta soal Penilaian Tengah Semester (PTS). Setelah soal didapatkan, mereka kembali lagi ke rumah masing-masing untuk mengerjakannya.

Rohmat terlihat berjalan menuju rumahnya. Setelah berganti pakaian, dirinya lantas tidak langsung mengerjakan soal PTS. Melainkan mengeluarkan kambing peliharaan untuk digembala.

“Ini biasanya memang mengembala kambing. Tadi Ibuk minta tolong sebelum pergi ke sawah,” tuturnya saat ditemui di rumahnya Desa Wonosoco, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus, Selasa (15/9/2020).

Guru Agama SMP 3 Satap Undaan sedang meninjau Nur Rohmat sedang mengerjakan soal ujian di hutan. Foto: Imam Arwindra
- Ads Banner -

Baca juga : PTS untuk Siswa SD dan SMP di Kudus Tidak Jadi Dilakukan Tatap Muka

Sambil menuntun kambing untuk digembala, Rohmat ternyata menyandang tas yang isinya kertas ujian PTS dari sekolah.

Sesampai di lokasi gembala yang berjarak sekitar satu kilometer dari rumahnya, kambing tersebut diikat di pohon yang daunnya lebat. Sementara, Rohmat duduk di atas rumput sambil mengerjakan soal mata pelajaran Pendidikan Agama dan Budi Pekerti. “Soalnya tidak sulit,” celoteh Rohmat.

Menurutnya, dirinya bisa mengerjakan soal tanpa kendala. Saat gurunya datang untuk mengecek pun, dirinya mengaku bisa mengerjakan soal dengan baik. “Saget sedanten buk (bisa semua buk),” jelasnya.

Rohmat menuturkan, memang setiap hari dirinya diminta ibunya untuk mengurusi kambing yang berjumlah delapan ekor. Tidak hanya itu, sambil mengembala kambing, kadang dirinya mencari burung liar dan ikan yang nantinya bisa dijual.

“Kadang dijual dapat Rp 20 ribu. Nanti uangnya saya kasih ke ibu,” tutur siswa yang masih duduk kelas VII.

Mengenai pelaksanaan PTS, dirinya memiliki banyak kendala. Selain sinyal yang cukup sulit di Desa Wonosoco, Rohmat juga tidak memiliki handphone.

Agar PTS bisa dilakukan dengan cara mudah, akhirnya pihak sekolah melakukan tes dengan cara luar jaringan (Luring). “Lebih enak gini. Langsung bisa diisi dan besok bisa dikumpulkan,” jelasnya.

Sementara itu, Guru Agama SMP 3 Satu Atap Undaan, Panti Baridatus Syifa (35) menuturkan, dalam pelaksanaan PTS kali ini, pihaknya menyelenggarakan dengan cara Luring. Menurutnya, siswa diminta ke sekolah untuk mengambil soal, setelah itu soal PTS tersebut dapat dikerjakan di rumah.

“Tentu siswa yang datang dengan memperhatikan protokol kesehatan,” tuturnya.

Menurut Panti, pihaknya memperbolehkan siswanya mengerjakan soal di lokasi manapun. Asalkan pengerjaannya tidak dibantu orang lain. Termasuk Rohmat, yang mengerjakan sambil mengembala kambing.

Baca juga : SMPN 1 Kudus Siapkan Skema Penilaian Tengah Semester Secara Tatap Muka

Panti menjelaskan, Rohmat termasuk anak yang tekun dalam belajar. Dirinya pun juga sering membantu orang tuanya dalam bekerja.

“Memang anaknya sering membantu orang tuanya mengembala kambing. Kadang dia juga mencari burung dan ikan untuk dijual,” jelasnya.

Dalam pelaksanaan PTS di SMP 3 Satu Atap Undaan, jumlah siswa yang mengikuti pelaksanaan yakni sejumlah 53 orang. Terdiri dari siswa kelas VII sejumlah 18 orang, kelas VIII yakni 19 orang dan kelas IX yakni 15 orang. Nantinya dewan guru akan melakukan pengecekan dan pendampingan agar siswa dapat mengerjakan soal dengan baik. “Untuk siswanya sebagian besar dari Wonosoco sendiri,” tambahnya.

Editor : Kholistiono

Lipsus 14 - Penerapan Teknologi Bambu untuk Tanggul Laut Tol Semarang Demak

Imam Arwindra
Imam Arwindrahttps://betanews.id
Jurnalis Beta Media yang sejak awal ikut terlibat dalam pembentukan Seputarkudus.com, cikal bakal Betanews.id.

Tinggalkan Balasan

31,944FansSuka
15,127PengikutMengikuti
4,332PengikutMengikuti
80,005PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler