31 C
Kudus
Kamis, Oktober 1, 2020
Beranda Jateng Pelanggar Protokol Kesehatan...

Pelanggar Protokol Kesehatan Disanksi Push Up Hingga Dites Rapid

BETANEWS.ID, SEMARANG – Puluhan orang terjaring operasi bersama penegakan protokol kesehatan yang dilakukan di tiga pasar tradisional Kota Semarang pada Rabu (16/9/2020). Tiga pasar yang menjadi sasaran tersebut, yakni Pasar Johar Baru, Pasar Karangayu dan Pasar Sampangan.

Bagi pelanggar, mereka diberi sanksi, antara lain push up, membersihkan sampah dan menyanyi lagu kebangsaan. Mereka juga diberi peringatan dengan mengisi pernyataan tertulis dan kartu tanda penduduk (KTP) nya disita seminggu.

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo turut memantau pelaksanaan operasi di Pasar Johar dan Pasar Karangayu. Ia juga menyaksikan para pelanggar protokol menjalani rapid tes setelah menjalani hukuman.

Baca juga : Hari Ini Operasi Masif Protokol Kesehatan Dimulai, Ratusan Petugas Dikerahkan

Salah satunya Agus Setyawan (31) yang terjaring operasi di Pasar Johar. Ia mengaku malu tertangkap basah tidak bermasker.

“Malu rasanya. Ya nanti pakai (masker) terus. Apalagi tadi dibilangin Pak Ganjar, kalau tidak pakai masker lagi, dihukum lari keliling pasar selama 10 kali,” kata kuli panggul ini.

Menurut Ganjar, Kota Semarang menjadi perhatian karena memiliki tingkat penularan Covid-19 tertinggi di Jawa Tengah.

“Para pelanggar yang terjaring tidak hanya diberikan hukuman sosial, tapi juga langsung dirapid. Tadi di Pasar Karangayu, ada 17 pelanggar yang dirapid dan hasilnya non reaktif semuanya,” ucapnya.

Ganjar berharap, langkah itu dapat menyadarkan masyarakat untuk taat pada protokol kesehatan. Pemerintah lanjut dia, tidak akan mengambil tindakan keras, apabila masyarakat mau taat dan tertib.

“Kami sampaikan pada masyarakat, bahwa operasi ini untuk mengedukasi. Kami tidak akan main keras atau kasar, namun kami ajak masyarakat membantu dan sadar menerapkan protokol kesehatan selama beraktivitas,” imbuhnya.

Baca juga : Angka Kematian Akibat Covid-19 di Jateng Diklaim Turun Drastis

Selain pasar, Ganjar berharap operasi bersama ini terus dilakukan di sejumlah titik keramaian di Kota Semarang. Ganjar menitipkan agar warung makan juga menjadi sasaran, mengingat warung saat ini menjadi salah satu klaster di Kota Semarang.

“Penataan warung dan tempat keramaian lain harus dilakukan. Semua harus patuh untuk mengamankan dan menyelamatkan semuanya. Kalau tidak taat, ya langsung ditutup,” pungkasnya.

Editor : Kholistiono

Tinggalkan Balasan

26,079FansSuka
13,322PengikutMengikuti
4,290PengikutMengikuti
19,146PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler

Nekat, Maling Bobol Rumah Orang Tua Kapolres Bintan di Kudus

BETANEWS.ID, KUDUS - Rumah orang tua Kepala Kepolisian (Kapolres) Bintan, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) AKBP Bambang Sugihartono disatroni pencuri, Minggu (27/9/2020) siang....

Warga Geruduk Balai Desa Panjang, Tuntut Peternakan Ayam Ditutup

BETANEWS.ID, KUDUS - Puluhan warga terlihat berbondong-bondong datang ke Balai Desa Panjang, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus. Kedatangan mereka untuk melakukan audensi terkait...

Tak Patah Semangat Berkali-kali Bangkrut, Ardi Temukan Kesuksesan di Resto Ulam Sari

BETANEWS.ID, KUDUS - Beberapa mobil dan motor tampak terjajar di area parkir restoran di tepi utara Jalan Museum Kretek, Desa Getas Pejaten,...

Terbaru! Wisata River Tubing di Cengkir Manis yang Siap Pacu Adrenalinmu

BETANEWS.ID, KUDUS - Puluhan orang tampak mengunjungi Wisata Cengkir Manis, Desa Tanjungrejo, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus. Mereka terlihat memanfaatkan fasilitas yang ada...

Kasus Covid-19 Turun 50 Persen, Jateng Nihil Zona Merah di Minggu ke-39

BETANEWS.ID, SEMARANG - Langkah serius Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam menangani Covid-19 membuahkan hasil. Pada pekan ke-39 sejak pandemi diperkirakan muncul pada...

Ribuan Kue Bolang-Baling Nyah Kobong Terjual Setiap Hari, Benar-Benar Legendaris

BETANEWS.ID, KUDUS - Beberapa orang terlihat antre di samping etalase yang ada di rumah tepi Jalan Johar, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus. Di...

Ganjar Sepakat Kasus Dangdutan di Kota Tegal Diproses Pidana

BETANEWS.ID, SEMARANG – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan HAM (Menko Polhukam) Mahfud MD meminta Polri untuk memproses penyelenggara konser dangdut di...