31 C
Kudus
Senin, Oktober 25, 2021
spot_img
BerandaBudayaDieng Culture Festival...

Dieng Culture Festival Digelar pada 16-17 September 2020 Secara Virtual

BETANEWS.ID, SEMARANG – Sebagai langkah pelestarian tradisi dan budaya, Dieng Culture Festival 2020 akan tetap digelar pada 16-17 September mendatang. Namun, karena pandemi Covid-19, acara tersebut akan berlangsung secara virtual.

Tradisi yang memasuki tahun ke-11 tersebut mengalami penyesuaian-penyesuaian, baik konsep hingga teknis pelaksanaannya. Selain secara virtual, ada beberapa acara yang dihapuskan seperti kirab budaya, penerbangan lampion, kongko budaya dan kegiatan yang menimbulkan kerumunan masa.

Ketua Panitia Dieng Culture Festival, Alif Fauzi mengatakan, bahwa konsep tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Yakni menyesuaikan standar operasional prosedur penanganan Covid-19.

- Ads Banner -

Baca juga : Ganjar Usul Wajibkan Wisatawan Dieng Pakai Pemandu Wisata

“Tentu sesuai dengan standar operasional prosedur. Kalau tahun sebelumnya memang punya target pengunjung tapi kalau tahun ini tidak harus datang. Cukup dari rumah saja,” ujarnya usai audiensi dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di ruang kerjanya, Senin (14/9/2020).

Beberapa kali digelar, Dieng Culture Festival mampu menghadirkan sekitar 100 ribu pengunjung. Namun, untuk tahun ini pihaknya mentargetkan viewer di akun media sosial yang nantinya menayangkan secara virtual.

“Iya, kalau saat ini targetnya adalah viewer di media sosial yang menayangkan secara virtual. Meski virtual, ini sebagai langkah pelestarian budaya,” lanjutnya.

Alif menjelaskan, bahwa kegiatan dibuka Rabu (16/9/2020) pagi dengan beberapa agenda seperti seminar webinar, penampilan kesenian tradisi. Dilanjut malam dengan pertunjukan musik jazz di atas awan. Sedangkan keesokan harinya, tradisi potong rambut gimbal.

Baca juga : Borobudur Marathon 2020 Digelar November, Larinya Secara Virtual

“Semua acara tentu sesuai protokol kesehatan, dan disaksikan di rumah saja melalui media sosial seperti YouTube, Facebook dan instagram. Untuk potong rambut gimbal, kami siapkan undangan 50 VIP,” terangnya.

Sementara Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mendukung kegiatan tersebut dilaksanakan secara virtual. Namun, penyelenggara diharapkan mampu membuat kegiatan tetap memiliki daya tarik meski harus disaksikan lewat media sosial.

“Itu bagus dilaksanakan secara virtual. Tidak harus datang untuk menyaksikannya,” ujarnya.

Ia mencontohkan gelaran Panggung Kahanan yang pernah dilakukan secara rutin di Komplek Rumah Dinasnya, beberapa bulan lalu.

“Seperti Panggung Kahanan itu, disaksikan lewat media sosial,” tandasnya.

Editor : Kholistiono

Lipsus 10 - Kisah Oei Tiong Ham, Sang Raja Gula Terkaya di Asia Tenggara dari Semarang

Tinggalkan Balasan

31,087FansSuka
15,023PengikutMengikuti
4,337PengikutMengikuti
62,220PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler