BETANEWS.ID, KUDUS – Beberapa sepeda motor tampak terparkir di depan sebuah rumah di Gang 3 Desa Prambatan Lor, Kecamatan Kaliwungu, Kudus. Di bagian belakang rumah yang merupakan ruang produksi, terlihat beberapa orang lagi sibuk. Ada yang menyablon, menjahit, serta mengemas pakaian. Di ruangan tersebut juga tampak tumpukan kain, bahan untuk membuat pakaian. Sedangkan di depan terlihat puluhan kaus dan jaket terpajang rapi. Tempat tersebut yakni Wizzi Clothing yang hasil custom fashionnya tembus pasar luar negeri.
Ditemui di ruangannya, Vanhas (35), Owner Wizzi Clothing dengan tagline ‘Tempat Bikin Kaos’ menuturkan, sejak dirintis pada tahun 2009, hasil custom fashion di Wizzi Clothing memang sering dapat pesanan dari luar negeri, tepatnya dari Hongkong, Taiwan, serta negara tetangga Malaysia. Menurutnya, pesanan dari luar negeri itu mulai datang pada tahun 2011.

Baca juga : Hikmah Wabah Corona, Produsen Cosplay di Kudus Kebanjiran Order dari Mancanegara
“Pesanan dari ketiga negara itu datang di tahun yang sama yakni 2011. Dan alhamdulillahnya, orderan itu masih berlanjut hingga sekarang. Bahkan Minggu kemarin kami baru saja mengirim ke sana,” ujar Vanhas kepada betanews.id, Selasa (8/9/2020).
Pria yang sudah dikaruniai dua anak itu menuturkan, menurutnya produk Wizzi Clothing yang tembus pasar luar negeri yakni produk kaus dan jaket. Pemesannya adalah Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang kerja di negara tersebut. Menurut pengakuannya, para TKI itu selain bekerja juga jualan pakaian, bahkan ada yang sudah punya toko di negara tempat mereka bekerja.
“Bisa dibilang mereka itu reseller kami di luar negeri. Selain dijual di toko, reseller kami di luar negeri itu juga memasarkannya lewat media online,” ungkapnya.
Menurutnya, para pelanggan luar negerinya itu rutin pesan produk custom fashion Wizzi Clothing. Bisa sepekan sekali, terkadang juga dua pekan sekali. Biasanya kalau mereka pesan itu jumlahnya lumayan, satu orangnya bisa sampai 50 hingga 200 pcs. Sebenarnya, ia juga sering dapat pesanan kaus dan jaket dari Singapura. Namun jumlahnya tidak sebanyak ke tiga negara tersebut.
“Sebenarnya beberapa kali ada pesanan dari Singapura juga. Namun jumlahnya belum sebanyak tiga negara lainnya,” jelasnya.
Vanhas pun sudi mengungkap rahasia kenapa produknya bisa diminati hingga luar negeri. Menurutnya, yang menjadikan produk Wizzi bisa tembus pasar luar negeri pertama karena kualitasnya. Bahan serta hasil sablon Wizzi Clothing memang sangat berkualitas. Bahannya lembut dan adem. Pola jahitan rantai yang menjadikan lebih kuat. Serta kualitas sablon.
“Sablon kami menggunakan plastisol. Hasilnya lembut, warna lebih padat dan awet tidak mudah pecah. Desain juga tentunya sangat keren dan kekinian. Serta pelanggan bisa request sesuai keinginan,” bebernya.
Baca juga : Produk Rajut Essa Colection Diminati Konsumen Hingga Mancanegara
Selain itu, harga produk Wizzi Clothing juga sangat terjangkau. Jadi dengan kualitas yang ada serta harga yang terjangkau itulah, produk custom fashion di Wizzi Clothing banyak diminati. Selama ini selain ke luar negeri, pemasaran sudah seantero Jawa, dan beberapa pulau seberang.
“Saya berharap ke depan Wizzi Clothing bisa lebih maju lagi. Bisa bersanding dengan brand lokal yang ada di kota – kota besar. Serta semoga saja target tahun ini bikin produk sendiri dengan merk Wizzi Daily bisa terlaksana,” harap Vanhas.
Editor : Kholistiono

