31 C
Kudus
Selasa, September 29, 2020
Beranda Business Tips Membuat Bonsai...

Tips Membuat Bonsai Kelapa Berharga Mahal dari Masternya

BETANEWS.ID, KUDUS – Seorang pria tampak sedang menyiram pohon kelapa dalam pot di teras sebuah rumah Dukuh Ngemplak Wetan RT 3 RW 8, Desa Gondosari, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus. Usai menyiram, ia pun kemudian membersihkan tangkai kelapa menggunakan kater. Pria tersebut yakni Ulur Rochim (37) pembuat bonsai kelapa.

Di sela aktivitasnya, pria yang akrab disapa Sam itu sudi berbagi kisah tentang usahanya tersebut. Dia mengatakan, mulai membuat bonsai kelapa sejak 2010. Bisa dibilang dia adalah orang pertama atau pelopor pembonsai kelapa di Kota Kretek.

Sam sedang merawat tanaman bonsai kelapa di rumahnya, Sabtu (1/7/2020). Foto: Rabu Sipan.

“Di tahun tersebut memang perajin bonsai di Kudus sudah banyak. Namun untuk bonsai kelapa, saya orang pertama di Kudus,” ujarnya kepada Betanews.id, Sabtu (1/8/2020).

Pria yang dikaruniai tiga anak itu mengatakan, sebelum menekuni jadi perajin bonsai kelapa, ia dulunya bekerja ikut pamannya yang punya usaha jual tanaman. Di tempat kerjanya itu, ia bekerja menanam aneka tanaman hias, pohon berbuah, maupun membuat bonsai.

Baca juga: Sering Kewalahan dan Sehari Laku Puluhan, Sam Ingin Bonsai Kelapanya Go International 

Di tempat kerjanya itu, ia mengaku sudah membuat bonsai dengan aneka bahan. Hingga ia pun terinspirasi membuat bonsai kelapa. Yang ada di pikirannya saat itu, kayaknya unik jika pohon kelapa yang tinggi itu dikerdilkan untuk dijadikan bonsai.

“Saat itu menurutku unik saja, tanaman kelapa yang tinggi itu dijadikan kerdil dan buat hiasan. Ya, awalnya memang ingin saya jadikan koleksi saja,” bebernya sambil melanjutkan mengupas serat tangkai kelapa.

Sam mulai bereksperimen dengan idenya itu pada 2010. Uji coba pertama dia membuat bonsai kelapa 50 biji. Dia mengaku membuat bonsai kelapa secara otodidak sehingga banyak mengalami kegagalan. Waktu itu tidak ada tempat bertanya untuk belajar membonsai kelapa.

Menurutnya, kegagalan itu dikarenakan ia belum tahu cara mengkerdilkan batang kelapa yang akan dijadikan bonsai. Sehingga batangnya tumbuh tinggi dan sering patah. Aoalagi, dirinya juga kurang telaten merawatnya.

Baca juga: Karno Temukan Kedamaian Jalani Bisnis Bonsai

Dari kegagalan-kegagalan yang dialaminya itu, Sam mengaku tidak pernah patah semangat. Ia terus mencari sebab yang mengakibatkan bonsai kelapanya gagal. Hingga pada 2015, ia pun sudah berhasil membuat bonsai kelapa.

“Ternyata kegagalan saya itu dikarenakan pada teknik sayatan pada batang kelapa. Serta selaput pembungkus batang yang harus dibuang,” jelasnya.

Dia menuturkan, sebenarnya tidak terlalu sulit untuk bikin bonsai kelapa, yang terpenting itu telaten. Untuk pengambilan kelapa calon bonsai, jangan sampai dijatuhkan dari atas. Sebab jika terbentur tanah tunas kelapa yang didalam akan mati.

Selain itu, jika sudah tumbuh tunas dan batang harus rutin dicek. Selalu diletakkan di wadah lembab atau ada airnya saat cuaca ekstrim. Dijauhkan dari hama semacam semut serta cabuk. Kalau ada semut disingkirkan, kalau ada cabuk bisa disemprot pakai pestisida.

Baca juga: Awalnya Ikut-Ikutan, Kini Bonsai Jadi Mata Pencaharian Ali Fadli

Batangnya, tambahnya, harus ada penyayatan dan pembuangan kelopak pembungkus batang, agar batang tidak besar. Jika tinggi batang sudah sesuai harapan bisa dilakukan sayatan mawar dan membuang selaput pembungkus kuncup batang utama.

“Hal itu perlu dilakukan agar proses pengkerdilan pohon kelapa berhasil. Kalau itu tidak dilakukan, batang kelapa akan terus tumbuh tinggi,” jelasnya.

Untuk penyiraman, tuturnya, sehari bisa sekali saat pagi. Namun jika musim hujan dan sudah lembab penyiraman bisa tiga hari sekali.

Editor: Ahmad Muhlisin

Tinggalkan Balasan

26,044FansSuka
13,322PengikutMengikuti
4,293PengikutMengikuti
19,146PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler

Ribuan Kue Bolang-Baling Nyah Kobong Terjual Setiap Hari, Benar-Benar Legendaris

BETANEWS.ID, KUDUS - Beberapa orang terlihat antre di samping etalase yang ada di rumah tepi Jalan Johar, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus. Di...

Hanya dengan Rp 56 Ribu Sudah Bisa Nabung Emas di Pegadaian, Ini Caranya

BETANEWS.ID, KUDUS - Sejumlah emas batangan tampak di etalase yang berada di Kantor Pegadaian Kudus. Dua orang pria di sana terlihat sedang...

Tak Patah Semangat Berkali-kali Bangkrut, Ardi Temukan Kesuksesan di Resto Ulam Sari

BETANEWS.ID, KUDUS - Beberapa mobil dan motor tampak terjajar di area parkir restoran di tepi utara Jalan Museum Kretek, Desa Getas Pejaten,...

Terbaru! Wisata River Tubing di Cengkir Manis yang Siap Pacu Adrenalinmu

BETANEWS.ID, KUDUS - Puluhan orang tampak mengunjungi Wisata Cengkir Manis, Desa Tanjungrejo, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus. Mereka terlihat memanfaatkan fasilitas yang ada...

Ganjar Sepakat Kasus Dangdutan di Kota Tegal Diproses Pidana

BETANEWS.ID, SEMARANG – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan HAM (Menko Polhukam) Mahfud MD meminta Polri untuk memproses penyelenggara konser dangdut di...

Antisipasi Klaster Perkantoran, Hartopo: ‘Seluruh Pegawai Kantor Sekda WFH Seminggu’

BETANEWS.ID, KUDUS - Satu orang Aparatur Sipil Negara (ASN) meninggal dan enam orang lainnya terkonfirmasi positif Covid-19 pada Kamis (24/9/2020). Ketujuh orang...

Beli Piaggio atau Vespa di Kharisma Kudus Bulan Ini Langsung Dapat Voucher Jutaan Rupiah

BETANEWS.ID, KUDUS - Sejumlah motor matic bertuliskan Vespa dengan varian cat warna-warni terlihat di Diler Kharisma Kudus, Jalan Ahmad Yani No 126,...