31 C
Kudus
Senin, Oktober 25, 2021
spot_img
BerandaBudayaMarimas Bantu Mobil...

Marimas Bantu Mobil Pentas untuk Pelestari Wayang Potehi

BETANEWS.ID, SEMARANG – Sebagai salah satu upaya untuk mendorong pelestarian warisan budaya Wayang Potehi, PT Marimas Putera Kencana memberikan 1 unit Mobil Wayang Potehi Keliling. Mobil tersebut, secara langsung diserahkan oleh Harjanto Halim selaku Direktur Marimas Putera Kencana kepada Toni Harsono selaku Pelestari Budaya Wayang Potehi dari Jombang pada Rabu (12/08/2020), di kantor PT Marimas Putera Kencana Semarang.

Menurut Harjanto Halim, Wayang Potehi memiliki nilai sosial yang tinggi dan menunjukkan arti toleransi yang sebenarnya.

“Wayang Potehi yang akarnya dari masyarakat Tionghoa ternyata sekarang hampir semua dalangnya sudah bukan orang Tionghoa, tetapi orang Jawa. Mereka juga malah lebih paham ritual-ritualnya potehi dan sejenisnya yang masyarakat Tionghoa sendiri bahkan tidak paham,” ujarnya.

- Ads Banner -

Sebuah budaya, katanya, bukanlah milik etnis tertentu tetapi bisa dipelajari dan dijalankan oleh siapapun dan dari etnis manapun.

Harjanto Halim berharap mobil Wayang Potehi Keliling ini dapat turut melestarikan budaya yang sebenarnya sudah lama di Indonesia, tetapi belum banyak yang mengenalnya.

Harjanto Halim Direktur Marimas Putera Kencana bersama Toni Harsono selaku Pelestari Budaya Wayang Potehi. Foto: Ist

Baca juga : Herbalice, Sari Temulawak untuk Cegah Virus Corona

Sementara itu, Toni Harsono selaku Pelestari Budaya Wayang Potehi menyampaikan ucapan terima kasih kepada PT Marimas Putera Kencana atas support Mobil Wayang Potehi Keliling yang diberikan.

“Saya bercita-cita keliling Nusantara untuk melestarikan Wayang Potehi. Kesulitan dari Pementasan Wayang Potehi adalah bongkar pasang panggung yang menghabiskan banyak waktu dan tenaga. Adanya Mobil Wayang Potehi Keliling ini sangat membantu karena tidak perlu bongkar pasang dan bisa berpindah tempat dengan mudah,” ungkap Toni.

Menurutnya, dirinya sudah menyampaikan ke banyak pengusaha, tetapi hanya Harjanto Halim yang menyambut dengan baik upayanya tersebut.
Untuk diketahui, Wayang Potehi merupakan seni pertunjukan boneka tradisional asal Cina Selatan. Wayang yang berbentuk kantong dari kain ini, dimainkan menggunakan kelima jari. Tiga jari tengah mengendalikan kepala, sementara ibu jari dan kelingking mengendalikan tangan sang wayang.

Kesenian tradisional ini mengalami pasang dan surut sepanjang perjalanan sejarahnya di Indonesia. Di masa Presiden Soekarno, Wayang Potehi cukup populer di tengah masyarakat. Tetapi pada awal era Orde Baru, seni wayang ini menghilang dari kehidupan masyarakat. Pada masa itu, Wayang Potehi hanya dipertunjukkan di kalangan terbatas saja.

Kesenian ini mulai menggeliat di tengah semangat kebebasan pada era reformasi. Wayang Potehi mulai dipentaskan di berbagai tempat, bahkan merambah ke pusat-pusat perbelanjaan, khususnya saat Tahun Baru Imlek.

Editor : Kholistiono

Lipsus 10 - Kisah Oei Tiong Ham, Sang Raja Gula Terkaya di Asia Tenggara dari Semarang

Tinggalkan Balasan

31,087FansSuka
15,023PengikutMengikuti
4,337PengikutMengikuti
62,220PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler