31 C
Kudus
Selasa, Desember 1, 2020
Beranda Daerah Jalan Kaki Naik...

Jalan Kaki Naik Turun Jurang, Ganjar Antarkan Daging Kurban ke Dusun Girpasang

BETANEWS.ID, KLATEN – Saat melihat Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, senyum Padmo Sudarno (70), langsung merekah ketika tiba di depan rumahnya, Sabtu (1/8/2020). Dengan ramah, Mbah Padmo yang merupakan sesepuh Dusun Girpasang, Desa Tegalmulyo, Klaten ini mempersilakan Ganjar masuk dan beristirahat.

Maklum saja, saat Ganjar tiba, nafasnya terlihat ngos-ngosan. Bagaimana tidak, untuk sampai di rumah Mbah Padmo, ia harus jalan kaki naik turun jurang selama kurang lebih 45 menit. Jalan setapak yang dibuat dari semen itu meliuk-liuk di bawah jurang dengan kedalaman sekitar 150 meter.

Monggo mlebet riyin pak (silakan masuk dulu Pak), ngaso mriki (istirahat di sini),” sapa Mbah Padmo ramah.

Ganjar pun langsung masuk ke rumah sederhana milik Mbah Padmo itu. Setelah meneguk teh hangat dan jaddah goreng, Ganjar menerangkan maksud tujuannya berkunjung ke Dusun Girpasang.

Baca juga : Cara Kades Sepakung Atasi Area Blank Spot Agar Siswa Bisa Belajar Daring Bikin Ganjar Takjub

Kulo mriki sepindah silaturahmi Mbah (saya kesini untuk silaturahmi), kalih niki mbeto daging kurban kanggo warga (sama ini membawa daging kurban untuk warga),” terang Ganjar.

Ganjar memang memperingati Hari Raya Idul Adha tahun ini dengan berbeda. Jika biasanya ia berkurban dengan mengirim sapi ke masjid-masjid, kali ini ia rela mengunjungi desa terpencil di Klaten itu untuk membagikan daging kurban.

Gubernur Ganjar Pranowo menyambangi rumah Mbah Patemo sebagai sesepuh kampung terisolir di Dusun Girpasang, Klaten. Gubernur menyalurkan bantuan berupa sembako dan daging kurban untuk warga disana, Sabtu (1/8/2020). Foto: Ist

Dusun Girpasang, Desa Tegalmulyo, Kecamatan Kemalang, Klaten itu terletak di atas bukit dengan akses jalan satu-satunya harus melalui jurang cukup dalam. Untuk menuju Girpasang, jalan satu-satunya adalah dengan berjalan kaki naik turun anak tangga menyusuri jurang itu. Sementara daging kurban dan sembako yang dibawa Ganjar dari Semarang, diangkut menggunakan gondola kecil alakadarnya yang biasa digunakan warga mengangkut barang.

Di kampung tersebut hanya dihuni 12 kepala keluarga. Jumlah jiwa yang hidup di desa itu sebanyak 37 orang. Ganjar pun langsung memberikan daging kurban dan sembako kepada warga.

“Biasanya saya tiap tahun memang mencari desa yang jarang dikunjungi, apalagi mendapatkan bantuan hewan kurban. Maka saya ke sini untuk membantu membagi daging kurban dan sembako agar masyarakat disini bisa menikmati,” kata Ganjar.

Ia pun berharap masyarakat tetap hidup rukun dan menjaga kesehatan. Apabila ada hal yang mendesak, warga diminta untuk tidak segan meminta bantuan pada pemerintah.

“Masyarakat di sini sudah biasa hidup menyatu dengan alam. Tapi pemerintah tidak tinggal diam, maka kami telah memberikan bantuan untuk renovasi rumah warga dan akan saya usahakan pembangunan jembatan,” imbuhnya.

Sebenarnya lanjut dia, pihaknya sudah mengusulkan bantuan jembatan untuk Dusun Girpasang kepada pemerintah pusat. Bantuan tersebut sudah disetujui, namun karena adanya Covid-19, dana di kementerian direfocusing.

“Nanti saya ajukan lagi, mudah-mudahan tahun depan sudah ada jembatannya. Apapun bentuknya, yang penting transportasi warga bisa mudah, khususnya dalam kondisi darurat,” tutupnya.

Sementara itu, bantuan daging kurban dan sembako itu diterima masyarakat Girpasang dengan suka cita. Mereka tidak menyangka, seorang Gubernur mau datang ke tempat terpencil itu untuk memberikan daging kurban.

Bahagia sanget, maturnuwun sanget kalih Pak Ganjar Pranowo mpun dugi mriki (kami berterima kasih sekali Pak Ganjar Pranowo datang ke sini). Awit Mbah Buyut sampe saiki (sejak kekek buyut sampai sekarang), tembe sepindah niki diparani gubernur (baru sekali ini didatangi gubernur),” kata Mbah Padmo.

Mbah Padmo pun mendoakan agar Ganjar dan keluarga tetap diberikan kesehatan dan anugerah dari Tuhan. “Mugi panjang umur lan wilujeng kanugrahan (semoga panjang umur dan mendapatkan anugerah),” pungkasnya.

Editor : Kholistiono

Tinggalkan Balasan

27,184FansSuka
13,973PengikutMengikuti
4,306PengikutMengikuti
23,029PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler

Satgas Covid-19 Kembali Rilis Jateng Tertinggi Penambahan Kasus Aktif, Dinkes : ‘Satgas Keliru, Ada Dobel Data’

BETANEWS.ID, SEMARANG – Pada Minggu (29/11/2020), Satgas Covid-19 merilis penambahan kasus positif di Jawa Tengah. Dalam rilis itu, disebut Jawa Tengah menjadi...

Warga Sedulur Sikep Olah Sampah Plastik jadi Paving Block Berkualitas

BETANEWS.ID, KUDUS - Asap hitam mengepul saat seorang pria membakar tumpukan plastik di halaman rumahnya yang berada di Dukuh Kaliyoso, RT 5...

Bosan Jadi Sales, Ririn Rintis Jual Sempolan dan Tahu Krispi yang Laris Manis

BETANEWS.ID, KUDUS - Seorang perempuan tampak sibuk di samping gerobak yang terbuat dari aluminium. Perempuan yang mengenakan celemek itu dengan cekatan menggoreng...

Menikmati Sedapnya Soto Geprek, Menu Unik yang Hanya Ada di Geprek Uenakkene

BETANEWS.ID, KUDUS – Keramaian tampak jelas di sebuah warung Desa Mlati Norowito Gang 1 Nomor 24, Kecamatan/Kabupaten Kudus. Mereka terlihat sedang duduk...

Menikmati Indahnya Rawa Pening dari Bukit Cinta yang Terus Menggoda Wisatawan

BETANEWS.ID, KAB. SEMARANG – Air Rawa Pening tampak berkilauan diterpa sinar matahari sore yang mulai berwarna jingga. Di tengah hamparan eceng gondok...

Geluti Bisnis Ikan Cupang Sejak di SMK, Nurul Kini Punya Pelanggan Hingga Singapura

BETANEWS.ID, PATI - Di sebuah rumah masuk Desa Banyuurip RT 5 RW 1, Kecamatan Margorejo Kabupaten Pati, terlihat banyak toples yang berisi...

Di Tangan Nurhayati, Labu Kuning Disulap Aneka Olahan Makanan Bernilai Ekonomi Tinggi

BETANEWS.ID, KUDUS - Aroma adonan kue mulai merayapi indera penciuman saat berada di depan sebuah rumah di Desa Bulungcangkring RT 3 RW...