31 C
Kudus
Minggu, Desember 4, 2022
BerandaKUDUSWarga Kudus Dibolehkan...

Warga Kudus Dibolehkan Gelar Pesta Pernikahan, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi

BETANEWS.ID, KUDUS – Komunitas Vendor Bersama (Kavesa) melakukan audiensi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus terkait aturan baku pelaksanaan pesta pernikahan dan hajatan di masa new normal. Mereka meminta agar Pemkab Kudus memperjelas alur perizinan serta pelaksanaan protokol kesehatan Covid-19.

Perwakilan Kavesa, Fiska Istyanti (38) menuturkan, pihaknya meminta Pemkab Kudus untuk memperjelas alur perizinan pelaksanaan pesta pernikahan dan hajatan. Selain itu, untuk penerapan protokol kesehatan, pihaknya juga sudah membuat draf yang bisa dikaji lagi untuk dijadikan surat edaran bupati.

“Tadi sudah jelas semua. Jadi untuk perizinan bisa dimulai hari ini,” tuturnya saat ditemui selepas audiensi di Ruang Pertemuan Gedung Sekretaris Daerah (Setda) Lantai IV, Senin (29/6/2020).

- Ads Banner -

Baca juga : Orkes Dangdut di Kudus Sudah Boleh Digelar Kembali, Ini Syaratnya

Dalam perizinan, lanjut Fiska, pemilik hajat nikah atau pesta dapat mengirimkan surat terlebih dahulu ke Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar). Waktu yang diberikan yakni dua pekan sebelum pelaksanaan acara.

“Itu untuk yang di gedung-gedung. Untuk yang di rumah-rumah cukup izin ke kepala desa,” tuturnya yang datang audiensi bersama perwakilan jasa sound system, fotografi, tratak dan wedding organizer (WO).

Selain itu, untuk Surat Edaran Bupati Kudus mengenai protokol kesehatan pelaksanaan pesta pernikahan dan hajatan di masa new normal akan dikirimkan Rabu (1/7/2020) besok.

“Draftnya sudah kami buat detail. Di antaranya harus mengenakan masker, cuci tangan sebelum masuk dan harus menjaga jarak,” jelas Fiska yang juga memiliki EO pernikahan bernama Swatantra Event Organizer.

Menurut Fiska, dalam penerapan protokol kesehatan yang sulit yakni pengaturan jarak antar tamu undangan yang datang. Seperti dicontohkan pengaturan jarak tempat duduk tamu undangan yang datang.

“Misal kursi sudah kita atur jaraknya, namun nanti pasti ada ibu-ibu tamu undangan, ini anak saya kenapa harus jauh-jauh,” tuturnya.

Namun hal tersebut akan menjadi tantangan sendiri baginya. Pihaknya, akan terus melakukan sosialisasi dan edukasi penerapan protokol kesehatan pada acara pesta dan hajatan.

Sementara itu, Plt Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Kudus Wahyu Haryanti mengungkapkan, pihaknya memperbolehkan acara pesta dan pernikahan hanya di dalam ruangan saja. Menurutnya, untuk pesta yang besar yang berada di luar ruangan masih belum boleh dilakukan.

Baca juga : Wisatawan dari Luar Kudus Wajib Booking Online

“Sesuai arahan dari Pak Plt Bupati (HM Hartopo), acara di indoor saja. Untuk outdoor masih belum boleh,” tuturnya.

Alasan tidak dibolehkannya acara di luar ruangan karena untuk mengontrol penerapan protokol kesehatan masih sulit. Terutama dengan peserta yang banyak.

“Kalau di dalam ruangan kan kontrolnya lebih mudah. Misal kapasitas gedung 100 orang, jadi 50 orang saja yang di dalam gedung. Nanti modelnya bergantian. Bisa 20 menitan,” jelasnya.

Editor : Kholistiono

Imam Arwindra
Imam Arwindrahttps://betanews.id
Jurnalis Beta Media yang sejak awal ikut terlibat dalam pembentukan Seputarkudus.com, cikal bakal Betanews.id.

LIPSUS 15 - Ketoprak Pati Pantang Mati

LIPUTAN KHUSUS

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

33,301FansSuka
15,628PengikutMengikuti
4,336PengikutMengikuti
97,028PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler