31 C
Kudus
Sabtu, Desember 3, 2022
BerandaKUDUSPLN UP3 Kudus...

PLN UP3 Kudus Salurkan Bantuan ke BPBD

BETANEWS.ID, KUDUS – Sebuah mobil pick up tampak memasuki halaman kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kudus. Mobil berwarna putih tertulis PLN di bagian pintu itu mengangkut sejumlah sembako. Satu di antara orang di sana yakni Mustopa Rizal (32), Manajer PLN UP3 Kudus.

Pria yang akrab disapa Rizal itu menjelaskan kepada betanews.id tentang sembako yang merupakan bantuan tersebut. Menurutnya, bantuan itu merupakan bagian dari Corporate Social Responsibility (CSR) yang ditujukan untuk membantu penanggulangan Covid-19. Selain itu juga, sebagai persiapan menghadapi kondisi new normal di Kudus.

Paket sembako yang didonasikan untuk penanganan Covid-19 melalui BPBD Kudus. Foto : Ahmad Rosyidi

Baca juga : Pemdes Menawan Salurkan Bantuan untuk Belasan Warganya

- Ads Banner -

“Kami berharap dengan bantuan yang diberikan dapat bermanfaat bagi masyarakat yang terdampak Covid-19. Ini bagian dari program PLN Peduli, mendukung pemerintah dalam mencegah penyebaran Covid-19,” terangnya, Jumat (19/6/2020).

Dirinya juga merinci dukungan tersebut, di antaranya berupa 6.000 masker, multivitamin, dan papan-papan edukasi yang disalurkan kepada BPBD Kabupaten Kudus. Selain itu, Yayasan Baitul Maal (YBM) PT PLN (Persero) UP3 Kudus juga turut berpartisipasi dengan memberikan bantuan berupa 50 paket sembako berisi beras, mi instan, minyak, dan gula.

Sementara itu, Bergas Catursasi Penanggungan (45), Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Kudus mengatakan, di era new normal, masyarakat harus mengubah pola hidup. Sudah saatnya meningkatkan kedisiplinan dalam menjalankan protokol kesehatan.

“Masyarakat harus segera menyesuaikan kenormalan baru ini. Harus disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan. Mulai dari memakai masker, jaga jarak, serta kebiasaan cuci tangan,” jelas pria yang akrab disapa Bergas itu.

Baca juga : 1.069 Warga Kudus Terima Bantuan Rp 600 Ribu dari Kemensos

Menurutnya, stok masker hingga sampai saat ini masih bisa dikatakan cukup. Sedangkan untuk tempat cuci tangan masih perlu pengadaan lagi, khususnya di tempat umum. Dia juga berharap masyarakat bisa ikut berberan aktif dalam merawat tempat cuci tangan yang ada.

“Jadi tidak hanya pengadaan saja. Kalau ada, tapi tidak dirawat ya percuma. Saya berharap masyarakat juga ikut dalam melakukan perawatan,” tambahnya.

Editor : Kholistiono

LIPSUS 15 - Ketoprak Pati Pantang Mati

LIPUTAN KHUSUS

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

33,301FansSuka
15,628PengikutMengikuti
4,336PengikutMengikuti
97,028PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler