31 C
Kudus
Senin, Juli 22, 2024

Napi Asimilasi Berulah, Warga Dukuh Ongol-Ongol Perketat Penjagaan

BETANEWS.ID, KUDUS – Beberapa pria tampak sedang berjaga-jaga di akses jalan masuk Dukuh Ongol-Ongol, Desa Lau, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, Kamis (30/4/2020). Di dekat mereka, sudah terpasang portal dari bambu dan pengumuman pemberlakuan jam malam di dukuh tersebut.

Salah seorang penjaga portal, Yusuf Achmad Khundori (34) mengatakan, portal tersebut dibuat demi keamanan warga. Menurutnya, dengan adanya asimilasi bagi napi, membuat warga Dukuh Ongol-Ongol merasa resah. Ditambah lagi, banyak informasi beredar, mereka melakukan aksi kriminal lagi, seperti pencurian motor dan penjambretan di daerah Kudus.

Baca juga: Dukuh Ongol-Ongol Kudus Bangun Gapura Penyemprot Disinfektan Otomatis

-Advertisement-

“Ini dilakukan karena warga merasa resah adanya asimilasi napi. Jadi agar warga tidak resah, kami buat portal di empat akses masuk dukuh. Ini berlaku mulai pukul 21.00 WIB hingga pukul 06.00 WIB,” terang pria yang juga jadi Ketua Relawan Covid-19 di dukuh itu.

Warga RT 02 RW 02 itu menambahkan, setiap malam, pihaknya akan memfokuskan penjagaan di satu akses dari dari empat portal yang akan diisi oleh pemuda desa. Selain berjaga di akses jalan masuk, warga juga berjaga di beberapa pos dan musala.

“Nanti akan dijaga belasan warga untuk akses masuk ke dukuh. Sedangkan di pos dan musala mungkin ada empat atau lima orang yang jaga. Ini sudah berjalan sekitar empat hari, mulai Minggu 26 April 2020 lalu,” terang pria yang akrab disapa Yusuf itu.

Sedangkan menurut Kepala Desa Lau Rawuh Hadiyanto, upaya warga Dukuh Ongol-Ongol dirasa sangat baik. Dirinya mengapresiasi inisiatif warga untuk membuat batasan-batasan bagi wilayah masing-masing.

Baca juga: Larangan Berkunjung, Puluhan Orang Gagal Masuk Desa Wonosoco

“Warga Desa Lau banyak yang membuat kegiatan dari dana swadaya masyarakat. Mereka malah lebih dulu bergerak, tak perlu menunggu desa. Banyak yang terlibat, ada Karang Taruna, Ansor, Banser, IPNU, PPNU dan Linmas. Mereka saling bahu membahu membantu dan bergerak untuk antisipasi hal-hal yang dikhawatirkan,” tutupnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
30,973PengikutMengikuti
141,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER