BETANEWS.ID, KUDUS – Belasan warga terlihat di sekitar gapura masuk Desa Wonosoco, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus, Rabu (29/4/2020). Satu di antara sejumlah orang yang ada di sana yaitu Tony Kuswoyo (45), selaku Ketua Satgas Covid-19 yang sedang berjaga. Dia mengungkapkan, pada hari pertama diberlakukan larangan bagi pengunjung atau warga luar desa masuk ke Desa Wonosoco, sudah ada sekitar 70 orang yang hendak memasuki desa.

Dari 70 orang yang hendak masuk dan berkunjung, ada sebanyak 59 orang yang tidak diizinkan. Hal tersebut dikarenakan alasan berkunjung yang tidak penting. Sedangkan, 11 orang yang diizinkan memang memiliki alasan kepentingan yang mendesak.
“Hingga siang ini, ada 11 orang yang kami izinkan dengan alasan kepentingan yang jelas. Seperti berkunjung dengan kepentingan tertentu ke tempat saudara, warga Desa Pakem yang hendak ke lahan juga kami izinkan. Selebihnya tidak kami izinkan masuk jika alasannya hanya hendak bersepeda masuk ke tempat wisata,” jelas pria yang akrab disapa Tony itu.
Baca juga : Meski Penting, Warga Luar Desa yang Berkunjung ke Wonosoco Tak Boleh Lebih dari 10 menit
Pihaknya menjaga pintu masuk mulai pukul 05.30 WIB hingga pukul 17.30 WIB. Setelah itu, akan dilanjutkan relawan dari karang taruna hingga dini hari. Dari 14 orang petugas Satgas Covid-19 Desa Wonosoco, sudah dibuat piket untuk jaga.
“Yang piket itu dua orang dari satgas. Pagi mulai pukul 05.30 WIB hingga pukul 11.00 WIB. Kemudian akan dilanjutkan mulai pukul 13.00 WIB hingga pukul 17.30 WIB. Petugas nantinya akan menghentikan orang yang akan masuk ke desa,” terang Ketua Satgas sekaligus Kadus Desa Wonosoco itu.
Sementara itu, Setiyo Budi (42), Kepala Desa Wonosoco juga menambahkan, aktivitas warga masih normal. Pembatasan hanya berlaku kepada pengunjung saja. Menurutnya, pembatasan bagi pengunjung akan dilakukan selama bulan Ramadan.
Baca juga : Satu Warganya Positif Covid-19, Desa Kutuk Berlakukan Lockdown
“Sementara kami akan membatasi selama bulan Ramadan ini. Sambil kita lihat nanti perkembangannya seperti apa. Yang jelas kami sudah koordinasi dengan Pak Camat, dan sudah diizinkan. Demi keselamatan bersama, menjaga dari penyebaran Covid-19,” tambahnya.
Editor : Kholistiono

