31 C
Kudus
Sabtu, Desember 3, 2022
BerandaKUDUSMerantau dari Semarang,...

Merantau dari Semarang, Agustian Was-Was Jasa Tukar Uang Sepi

BETANEWS.ID, KUDUS – Penyedia jasa penukaran uang baru mulai terlihat di Jalan Sunan Kudus kawasan Alun-Alun Simpang Tujuh Kudus, Rabu (13/5/2020). Dengan menggunakan lapak sederhana, mereka memajang beberapa pecahan uang baru. Satu diantara penyedia jasa itu adalah Agustian (27).

Dia mengaku mulai membuka lapak sejak Rabu (13/5/2020). Dia memberitahukan, seluruh penyedia penukaran uang yang berada di Jalan Sunan Kudus berasal dari desanya yaitu Desa Tlogomulyo, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang.

Penyedia jasa tukar uang Agustian saat ditemui di depan Apotek Sehat Prima, Rabu (13/5/2020). Foto: Imam Arwindra.

“Totalnya sekitar 10 orang. Jadi ada satu bos yang kasih modal. Kita yang menjalankan. Nanti keuntungan dibagi. Setiap tahunnya kita mengadu nasib ke beberapa kota,” jelasnya saat ditemui di depan Apotek Sehat Prima, Rabu (13/5/2020).

- Ads Banner -

Tahun ini, dirinya mengedarkan uang baru pecahan Rp 1.000 hingga Rp 20.000. Menurutnya, pecahan uang tersebut yang paling banyak dicari masyarakat untuk dibagikan ke sanak saudara saat Lebaran.

“Namun, yang paling sering pecahan Rp 5 ribu dan Rp 10 ribu,” jelasnya.

Baca juga: Lewat Grab Asisten, Kini Belanja di Pasar Bisa Secara Daring

Dari jasanya tersebut, dirinya mengambil keuntungan 10 persen dari setiap transaksi. Agustian mencontohkan, jika masyarakat menukar uang Rp 100.000 dengan nominal berapapun, akan dikenai tambahan biaya Rp 10 ribu. “Jadi 10 persen dari total nominal uang yang ditukar,” tuturnya.

Agustian mengaku membawa uang Rp 30 juta ke Kudus. Namun, dia memprediksi jasa yang ia tawarkan bakalan sepi. Hal tersebut dikarenakan adanya Covid-19. Sebenarnya, tahun ini dirinya telat karena baru membuka lapak 10 hari menjelang Hari Raya Idul Fitri. Biasanya di tahun-tahun sebelumnya, ia buka mulai H-15 Lebaran.

“Tahun ini serba susah. Banyak orang yang kehilangan pekerjaan dan pendapatan yang menurun,” ungkapnya yang sehari-hari bekerja sebagai ojek online itu.

Namun dirinya optimis akan menghabiskan semua uang yang dibawanya. Dia menceritakan, 2019 lalu mampu meraup untung Rp 3,5 juta.

“Semoga tahun ini tidak ada kendala,” tutup Agustian.

Editor: Ahmad Muhlisin

Imam Arwindra
Imam Arwindrahttps://betanews.id
Jurnalis Beta Media yang sejak awal ikut terlibat dalam pembentukan Seputarkudus.com, cikal bakal Betanews.id.

LIPSUS 15 - Ketoprak Pati Pantang Mati

LIPUTAN KHUSUS

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

33,301FansSuka
15,628PengikutMengikuti
4,336PengikutMengikuti
97,028PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler