31 C
Kudus
Senin, Januari 26, 2026

Ganjar Siap Seluruh Pendapatannya Dipotong untuk Penanganan Covid-19

BETANEWS.ID, SEMARANG – Dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas), pada Kamis (30/4/2020) kemarin, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengusulkan pemotongan gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) sebesar 50 persen kepada pemerintah pusat untuk membantu penanganan Covid-19.

Ganjar menegaskan, bukan persoalan besaran nominal atau persentase saat mengusulkan pemotongan gaji ASN tersebut. Menurutnya, di masa pagebluk ini, salah satu kekuatan besar yang dimiliki negara ini mesti turun gunung, yaitu para ASN.

Presiden Joko Widodo sendiri telah menginstruksikan merelokasi dan merealokasi anggaran untuk penanganan Covid-19, agar semakin banyak masyarakat diselamatkan. Bahkan di level provinsi, ganjar telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 2,2 triliun. Namun, apakah itu cukup? Sementara sampai saat belum satu pakar pun yang bisa memastikan berakhirnya pagebluk Covid-19 ini.

-Advertisement-

“Saya khawatir, yang diprediksi Juni akan selesai, justru di Jateng baru sampai puncak, apalagi seperti yang disampaikan Pak Yuri dari Gugus Tugas, Semarang bisa jadi episentrum baru. Karena transmisi lokal telah terjadi,” kata Ganjar, Sabtu (2/5/2020).

Baca juga : Ganjar Minta Perusahaan Ikut Bantu Buruh yang Kena PHK dan Dirumahkan

Ganjar menyampaikan, semua pihak mesti turun tangan untuk menambal kemungkinan kekurangan dalam penanganan Covid-19, dari sisi anggaran salah satunya. Karena untuk skala nasional dibutuhkan anggaran yang sangat besar. Sebagai gambaran, untuk sekelas Jawa Tengah saja, Ganjar harus menyisir anggaran sebesar Rp 2,2 triliun. Ganjar menilai salah satu kekuatan yang bisa memberi kontribusi sangat besar pada sisi itu adalah Aparatur Sipil Negara.

“Kemarin di Musrenbang saya usulkan agar ada pemotongan gaji atau pendapatan yang bisa kita berikan kepada rakyat. Nah bagaimana sensitivitas bisa kita berikan dalam kondisi seperti ini?” kata Ganjar.

Sebenarnya yang Ganjar harapkan dari pemotongan gaji ASN adalah spirit berbagi saat negara dalam kondisi krisis. Makanya dalam Musrenbangnas tersebut, untuk pemotongan pendapatan Ganjar mengambil contoh ASN golongan tiga. Dengan penyebutan contoh tersebut, Ganjar berharap seluruh ASN apapun golongan dan jabatannya terketuk untuk berempati lebih.

Baca juga : Pemerintah Diminta Potong Total Pendapatan ASN Hingga 50 Persen

“Sebenarnya bukan soal golongannya, bukan persentasenya. Kalaulah soal gradual bisa dilakukan, dimulai saja dari pejabatnya dulu. Maka tadi ada yang nanya, gubernur berani tidak gajinya dipotong 85 persen. Maaf, untuk gaji tidak pernah saya ambil sejak 2013, saya kembalikan,” kata Ganjar.

Bahkan Ganjar menegaskan jangankan sekadar gaji, seluruh pendapatannya pun siap dipotong untuk penanganan Covid-19. Asumsi Ganjar, jika seluruh kepala daerah, bahkan sampai pusat juga punya komitmen seperti itu pasti akan memberi energi positif pada penanganan Covid-19 dan akan diikuti oleh jajarannya. Ganjar mengatakan dengan langkah demikian betapa banyak kebutuhan masyarakat yang bisa tercukupi.

“Ini untuk menunjukkan komitmen, tidak perlulah kita bicara satu tahun, tapi satu bulan, dua atau tiga bulan itu sudah bagus kita untuk mengkontribusikan itu. Maka problem yang ada dimasyarakat bisa diinsert dengan rasa kemanusiaan dan persatuan yang kita miliki, maka masyarakat bisa merasakan kita hadir.” katanya.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER