31 C
Kudus
Selasa, Januari 27, 2026

Pulang dari Aceh Alami Pilek dan Batuk, Bunga Periksa di RSUD Tugurejo Semarang

BETANEWS.ID, SEMARANG – Kamis (19/3/2020) siang tadi, Poskes Covid-19 di RSUD Tugurejo ramai orang bermasker mengantre di kursi yang disediakan. Mereka hendak memeriksakan kesehatannya, karena khawatir terjangkit virus Corona.

Satu di antara banyaknya orang yang mengantre yakni Bunga Ramadhani (25). Mahasiswi di satu universitas negeri di Semarang tersebut datang bersama dua teman satu kos.

Baca juga: Pasien Corona Meninggal di Jateng Bertambah Lagi, 68 Orang Dalam Pengawasan

-Advertisement-

Meski tidak mengalami demam dan sesak nafas, Bunga tetap datang untuk periksa. Karena setelah pergi dari Aceh beberapa waktu lalu, dia mengalami batuk dan pilek.

“Saya hanya ingin memastikan saja, apakah saya terjangkit (virus Corona) atau tidak. Karena setelah pergi ke Aceh bulan lalu saya mengalami pilek dan batuk,” tutur perempuan berkacamata tersebut.

Data datang periksa ke Poskes Covid-19 RSUD Tugurejo setelah melihat informsi di media sosial. Dia berinisiatif memeriksakan diri karena tidak ingin tertular, dan jika dinyatakan tertular dirinya tidak menulari orang lain.

Baca juga: Ganjar Ancam Penyebar Hoaks, Geram Diisukan Hapus Angsuran Bank

“Kalau negatif alhamdulillah. Tadi teman sati kos ikut karena ada yang pilek. Yang satu tidak mengalami gejala apa-apa tapi tetap ikut karena ingin memastikan saja,” tuturnya.

Poskes Covid-19 RSUD Tugurejo Diserbu Warga

Sementara itu Wakil Direktur RSUD Tugurejo Semarang Prihatin Iman Nugroho mengatakan, Poskes Covid-19 dibuka sejak Rabu (18/3/2020) kemarin. Dibukanya Poskes dibuka atas perintah Gubernur Jateng Ganjar Pranowo. Hari pertama dibuka, Poskes diserbu warga untuk memeriksakan diri.

“Sejak pertama dibuka kemarin tercatat sudah ada 73 orang. Kalau hari ini belum tahu jumlahnya berapa, tapi sepertinya lebih banyak dari hari pertama,” ujar Prihatin.

Baca juga: Pabrik Masker Segera Dibangun di Brebes

Menurutnya, kebanyakan warga yang datang untuk periksa mengalami flu. Namun tak sedikit pula warga yang tidak mengalami sakit apapun tapi tetap datang untuk periksa.

Prihatin menjelaskan, bagi masyarakat yang ingin memeriksakan diri di Poskes Covid-19 diharuskan membawa KTP atau tanda pengenal lain. Pemeriksaan kesehatan di poskes tersebut tidak dikenakan biaya atau gratis. Poskes dibuka mulai pukkul 09.00 hingga 12.00.

“Setelah mendaftar, petugas kemudian memeriksa suhu tubuh dan tekanan darah. Setelah itu ada sesi edukasi tentang Covid-19. Setelah hasil pemeriksaan selesai kemudian akan ditentukan, apakah dia perlu dirawat atau tidak,” tuturnya.

Editor: Suwoko

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER