BETANEWS.ID, SEMARANG – Pasien yang dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19 di wialayah Jawa Tengah bertambah lagi. Data terakhir hingga Kamis (19/3/2020) malam jumlah pasien positif Corona menjadi 12 orang. Dari jumlah tersebut, tiga orang di antaranya telah meninggal.
Penambahan data pasien tersebut disampaikan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo malam ini. Menurutnya, tambahan pasien positif Corona itu di Solo dan Semarang.
Baca juga: Pasien Corona Meninggal di Jateng Bertambah Lagi, 68 Orang Dalam Pengawasan
“Dengan update ini, berarti di Jateng kasus positif Corona menjadi 12 pasien. Tiga orang sudah meninggal, tiga pasien kini dirawat di RSUP Dr Kariadi, dua pasien didi RSUD Wongsonegoro Semarang dan satu pasien di RSUD Tidar Magelang,” kata Ganjar.
Ganjar merinci, data terkini ada sejumlah 2.0202 Orang Dalam Pengawasan (ODP). Sedangkan pasien yang dirawat intensif ada sebanyak 97 pasien.
Baca juga: Ganjar Ancam Penyebar Hoaks, Geram Diisukan Hapus Angsuran Bank
Untuk mempermudah pemantauan masyarakat terhadap kasus Corna di Jateng, kata Ganjar, Pemprov meng-update data di saluran corona.jatengprov.go.id. Selain itu pihaknya juga menyiapkan aplikasi yang bisa diakses masyarakat.
“Melalui aplikasi ini masyarakat bisa melapor apabila pernah memiliki riwayat kontak dengan orang yang terpapar Corona. Kami berharap masyarakat pro-aktif untuk memberi informasi melalui aplikasi tersebut,” tutur Ganjar.
Baca juga: Pabrik Masker Segera Dibangun di Brebes
Sebagai langkap kesiapsiagaan penanganan kasus Corona di Jateng, Ganjar mengatakan juga telah menyiapkan sebanyak 303 ruang isolasi dan 56 rumah sakit rujukan. Selain rumah sakit rujukan tersebut, beberapa rumah sakit swasta telah menyatakan siap membantu.
Langkah-langkah yang telah ditempuh pemerintah, kata Ganjar, tak ada artinya jika masyarakat tidak ikut berperan aktif. Dia meminta masyarakat untuk menghindari kerumunan dan menjaga kesehatan dan ketahanan tubuhnya.
Baca juga: Mau Periksa Corona Gratis? Berikut RS di Jateng yang Bisa Jadi Tujuan
“Seringlah berolahraga, jaga pola hidup bersih dan sehat serta konsumsi multivitamin. Kalau sudah ada regulasi atau protokol kesehatan yang dikeluarkan pemerintah, tolong ditaati,” tuturnya.
Sebelumnya diberitakan, korban meninggal akibat virus Corona (Covid-19) di Jawa Tengah bertambah pada Rabu (18/3/2020) petang. Satu orang pasien positif Corona yang dirawat di RS Moewardi Surakarta dinyatakan menghembuskan napas terakhir.
Kabar tersebut disampaikan Ganjar kepada wartawan petang kemarin. Dia menjelaskan, sebelum meninggal, pasien tersebut menjalani perawatan di rumah sakit selama dua hari.
Editor: Suwoko

