24.4 C
Kudus
Senin, Februari 17, 2020
Beranda Seni Satu Tahun Menunggu,...

Satu Tahun Menunggu, Akhirnya Berteriak Lantang Bisa Hadir di Fasbuk

SEPUTARKUDUS.COM, UKM – Puluhan orang terlihat berkerumun di depan panggung, mengikuti diskusi usai menyaksikan pertunjukan yang digelar Forum Apresiasi Sastra Dan Budaya Kudus (Fasbuk), Senin (31/7/2017) malam. Kegiatan yang dilaksanakan di Auditorium Universitas Muria Kudus (UMK) itu menghadirkan grup band, Berteriak Lantank.

Arfin Akhmad Maulana (23), ketua Fasbuk yang sekaligus menjadi moderator diskusi, mengungkapkan, Berteriak Lantank sudah satu tahun menunggu undangan Fasbuk untuk mengisi acara. Karena sudah terjadwal, sehingga baru bisa mengundang band tersebut.

“Mereka sudah menghubungi kami sejak satu tahun yang lalu. Karena Fasbuk sudah terjadwal jadi baru sekarang mereka bisa kami undang mengisi acara. Kami juga memberi tantangan untuk mereka, mengaransemen puisi menjadi lagu sesuai genre mereka,” ungkapnya saat ditemui Seputarkudus.com usai acara.

Hanafi Yazid (30), vokalis yang juga pendiri Berteriak Lantank, membenarkan bahwa Berteriak Lantank memang sudah ingin ikut berpartisipasi sejak satu tahun yang lalu. Menurutnya, Fasbuk menjadi forum yang mengapresiasi seniman di Kudus, sehingga membuatnya tertarik untuk memeriahkan.

Azye begitu Hanafi Yazid akrab disapa, mangaku mendapat pengalaman baru karena dituntut untuk mengaransemen puisi menjadi lagu. Meski sempat kesulitan, dia merasa senang bisa mendapat pengalaman baru dan bisa berpartisipasi di acara Fasbuk.

Dalam diskusi, band yang berdiri sejak tahun 2011 dan sudah 14 kali berganti personil tersebut, mendapat pertanyaan dari penonton tentang cara menyatukan genre. “Yang penting itu berkarya, nanti akan ketemu sendiri kemistrinya. Berteriak Lantank tidak mematok terus genre pop punk, tapi juga ada lagu kami yang pop banget. Jadi tidak usah terlalu terpatok genre untuk berkarya,” jawab Azye saat diskusi.

Muhammad Sholikin (16), satu diantara penggemar Berteriak Lantank, merasa terkesan dengan acara Fasbuk. Menurutnya, kegiatan tersebut sangat asik dan cocok untuk generasi muda yang menyukai seni.

“Saya baru pertaama kali mengikuti acara ini, ternyata sangat asik. Acaranya sangat cocok untuk pemuda, bisa datang dengan teman atau pacar tetap asik. Selain untuk refreshing, kita juga bisa mendapat inspirasi baru. Jadi kemungkinan besok saya akan datang lagi.” tambahnya.

Tinggalkan Balasan

- Advertisment -
19,899FansSuka
13,468PengikutMengikuti
4,320PengikutMengikuti
8,850PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler

Pria Asal Mayong Ini Berjualan Durian di Kudus, Keuntungan Bersih Rp 2 Juta Sehari

SEPUTARKUDUS.COM, GETAS PEJATEN - Di tepi barat jalan tepatnya di depan Graha Mustika Desa Getas Pejaten, Kecamatan Jati, kudus tampak sebuah mobil bak terbuka...

Gebyok Khas Kudus Buatan Warga Undaan Tengah Ini Dijual Ratusan Juta

SEPUTARKUDUS.COM, JETIS KAPUAN - Tiga orang tampak sedang sibuk di dalam tempat usaha pembuatan gebyok ukir bernama Gong Sekaten, di tepi Jalan Kudus–Purwodadi, Desa...

Lulusan STAIN Kudus Ini Buat Sate Surimi, Buka Franchise di Beberapa Kota

SEPUTARKUDUS.COM, GONDOSARI - Di tepi Jalan PR Sukun, tepatnya di halaman Alfamart seberang lapangan tenis Sukun Desa Gondosari, Kecamatan Gebog, Kudus, tampak gerobak lengkap...

Usaha Pembuatan Gebyok Khas Kudus Dirintis Malikan Sejak Masih Lajang

SEPUTARKUDUS.COM, JETIS KAPUAN - Di tepi timur Jalan Kudus-Purwodadi, tepatnya di Desa Jetis Kapuan, Kecamatan Jati, Kudus, tampak sebuah bangunan beratap seng. Di dalam...

Tak Ingin Lama Berdamai dengan Keputusasaan karena Bercerai, Zun Bangkit Dirikan Annisa Collection

SEPUTARKUDUS.COM, TANJUNG KARANG - Suara bising mesin jahit terdengar saat memasuki pelataran rumah tembok bercat hijau di tepi Gang Kresna, Desa Tanjung Karang, Kecamatan...