31 C
Kudus
Kamis, Mei 28, 2020
Beranda Ekonomi Gamis Tapki Produksi...

Gamis Tapki Produksi Bless Collection Digadang Jadi Trend Seller Lebaran Tahun Ini

SEPUTARKUDUS.COM, TUMPANG KRASAK – Di ruang tamu rumah di Desa Tumpang Krasak, Kecamatan Jati, Kudus tampak puluhan pakaian perempuan tergantung di hanger. Di anatara pakaian tersebut tampak sebuah gamis dengan kombinasi resleting di depan, serta beberapa kancing berlapis kain dengan warna senada dengan warna gamis. Gamis tersebut bernama gamis tapki hasil produksi Bless Collection yang digadang menjadi tren penjualan Lebaran tahun ini.

Ning Fatimah, pemilik Bless Colection 2017_6_5
Ning Fatimah, pemilik Bless Collection. Foto: Rabu Sipan

Menurut Ning Fatimah (23), pengelola sekaligus putri perintis Bless Collection mengungkapkan, Lebaran tahun lalu Gamis Tapki juga sudah menjadi pakaian yang banyak dipesan para pelanggannya. Dan hal tersebut diperkirakan berlanjut di Lebaran tahun ini, karena sebelum Ramadan, Bless Colection sudah lima kali produksi gamis model tersebut.

“Setiap pesanan itu berkisar dari 150 pcs hingga 200 pcs gamis tapki. Berarti sebulan sebelum puasa kami sudah memproduksi tidak kurang dari 750 pcs. Saat Ramadan kami juga sempat mendapatkan order 200 pcs dan dalam tempo empat hari sudah ludes semua,” ujar Ning kepada Seputarkudus.com beberapa waktu lalu.

Mahasiswi Universitas Muria Kudus (UMK) jurusan Ekonomi Manajemen semester enam itu mengatakan, saat ini dirinya bersama kakak dan ibunya sedang mendesain gamis syar’i dan blouse. Dia berharap produksi dua pakaiannya tersebut bisa diterima pasar dan diminati kaum hawa.

Dia mengatakan, selain memproduksi gamis tapki, Bless Colection juga memproduksi beberapa pakaian khusus perempuan. Untuk gamis tapki yang dijual antara Rp 100 ribu sampai Rp 115 ribu per pcs. Selain itu ada gamis penuh motif yang dibandrol mulai Rp 90 ribu hingga Rp 100 ribu per pcs, dan Tunik Diamond dijualnya dengan harga Rp 90 ribu per pcs.

“Khusus untuk Tunik Diamond, selama Ramadan ini kami mendapatkan order dari satu toko di Pasar Kliwon agar mengirim pakaian tersebut sebanyak-banyaknya. Namun karena keterbatasan sumber daya serta modal kami mengirim semampu kami,” ujar perempuan lajang tersebut.

Dia mengaku, produksi serta penjualan aneka pakaian perempuan di Bless Collection di Bulan Ramadan ini meningkat dibanding bulan-bulan sebelumnya. Namun jumlah tersebut masih belum seberapa dibanding tahun lalu. Soalnya di tahun lalu, tuturnya, dia bersama ibu, kakak serta keluarganya sering lembur, dan tidur hanya sebentar agar bisa memenuhi orderan dari para pelanggan.

“Meski begitu kami tetap bersyukur masih bisa mendapatkan order hingga masih bisa produksi. Soalnya di tahun ini ekonomi lagi susah, bahkan banyak usaha serupa yang lebih besar malah memilih berhenti produksi. Oleh sebab itulah kami bersyukur dan sebisa mungkin agar usaha yang dirintis orang tuaku jangan sampai berhenti, tetap berkarya dan semoga saja makin berkembang,” ujarnya sambil tersenyum.

Tinggalkan Balasan

23,592FansSuka
13,351PengikutMengikuti
4,305PengikutMengikuti
12,024PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler

Penjualan Mobil di Bursa Mobil Bekas Kudus Turun Drastis

BETANEWS.ID, KUDUS - Di tepi selatan Jalan Dewi Sartika, Desa Singocandi, Kecamatan Kota, Kudus tampak ratusan mobil berjejer rapi. Mobil dengan berbagai...

Kisah Mas’ud, Tukang Pijat yang Sukses Jadi Kades Ploso

BETANEWS.ID, KUDUS - Balai Desa Ploso, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, siang itu tampak ramai. Beberapa orang terlihat berbincang-bincang di kursi-kursi yang ditempatkan...

Tak Ingin Berpangku Tangan, Pria Difabel Ini Rintis Usaha Pembuatan Jok

BETANEWS.ID, KUDUS – Di Dukuh Sunten RT 06 RW 05, Desa Lau, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, tampak sebuah bangunan beratap asbes. Di...

Sempat Diremehkan, Budi Daya Jamur Tiram Ali Mustofa Kini Siap Ekspor ke China dan Korea

BETANEWS.ID, PATI - Serbuk kayu bercampur kapur bertaburan di sekitar tempat budi daya jamur tiram milik Ali Mustofa (36) di Desa Ngembes,...

Lahir di Keluarga Sederhana, Haryanto Kecil Harus Cari Rumput untuk Ditukar dengan Nasi

BETANEWS.ID, KUDUS – Di pojok garasi Perusahaan Otobus (PO) Haryanto yang berada di Desa Ngembal Kulon, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus tampak sebuah...

Ganjar: New Normal Belum Bisa Diterapkan Dalam Waktu Dekat

BETANEWS.ID, SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo menyatakan new normal atau kenormalan baru belum bisa diterapkan dalam waktu dekat. Syarat...

Kayla, Model Cilik Asal Kudus Go Internasional

BETANEWS.ID, KUDUS – Kawasan Perumahan Muria Indah II, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus, tampak cukup lengang siang itu. Tak terkecuali rumah warna hijau,...