Arifin Tak Butuh Masker Saat Bersihkan Sisa Miras, Meski Bau Alkohol Amat Menyengat

SEPUTARKUDUS.COM, SIMPANG TUJUH – Beberapa petugas kebersihan berseragam merah terlihat sibuk membersihkan pecahan botol di Simpang Tujuh, Kudus. Dengan menggunakan cangkul, mereka terlihat mengumpulkan pecahan botol untuk dipindah ke dalam bak truk. Meski harus menginjak pecahan botol dan mencium aroma alkohol yang menyengat, mereka tampak tak mengenakan masker.

Petugas membersihkan sisa pemusnahan miras di Simpang Tujuh Kudus 2017_5
Petugas membersihkan sisa pemusnahan miras di Simpang Tujuh Kudus. Foto: Imam Arwindra

Dengan mengenakan sepatu karet dan boat, tak sampai setengah jam mereka sudah memindahkan pecahan botol. Menurut petugas  kebersihan dari Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hidup Kabupaten Kudus Muhammad Arifin, pecahan botol miras tersebut akan dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Desa Tanjungrejo, Jekulo, Kudus.

Baca juga: 10 Bulan Polres Kudus Sita Ribuan Botol Miras, Jelang Ramadan Dimusnahkan

-Advertisement-

“Dibuangnya nanti di TPA Tanjungrejo. Memang setiap tahunnya seperti itu,” ungkapnya saat ditemui usai membersihkan pecahan botol setelah pemusnahan miras hasil oprasi yang dilakukan Polisi Resor (Polres) Kudus periode Agustus 2016 sampai dengan Mei 2017, Rabu (24/5/2017).

Arifin mengaku sudah terbiasa membersihkan pecahan botol dan merasakan aroma menyengat dari miras. Menurutnya setiap ada kegiatan pemusnahan miras, dia selalu mendapatkan tugas untuk membersihkan sisa–sisa pecahan botol. “Ah sudah biasa, setiap tahun pasti ada,” jelasnya yang sudah bekerja selama 10 tahun.

Saat  menghirup aroma cairan miras yang tercecer, dia juga tidak merasakan pusing maupun ingin muntah. Menurutnya, sangking terbiasanya, Arifin sudah tahan dengan aroma alkohol. Supaya tidak terkena pecahan botol, dirinya cukup hanya mengenakan sepatu karet. “Kalau yang muda-muda seperti mereka pasti tidak tahan,” tuturnya sambil menunjuk petugas kebersihan lain.

Dia mengaku heran pada pelaksanaan pemusnahan miras menjelang bulan Ramadan tahun 2017, jumlah miras yang dihancurkan tampak sedikit. Tahun-tahun lalu, botol miras yang dihancurkan 6.000 botol lebih. “Kalau ini paling hanya tiga ribuan. Tahun ini lebih sedikit,” terangnya.

Sementara itu dalam pelaksanaan Pemusnahan Miras Hasil Oprasi Pekat Jajaran Polisi Resor (Polres) Kudus periode Agustus 2016 sampai dengan Mei 2017, dalam laporan yang dibacakan Kabag Ops Polres Kudus Kompol Tugiyanto, Polres Kudus mendapatkan 4.350 botol miras dari berbagai merek, putihan 1.328 liter dan dua liter oplosan.

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER