31 C
Kudus
Senin, September 21, 2020
Beranda Ekonomi Wow, Hari Pertama...

Wow, Hari Pertama Buka, Toko Phy Shop Kudus Diserbu Pembeli dan Raup Omzet Rp 2 Juta Sehari

SEPUTARKUDUS.COM, BAE – Di tepi barat Jalan Kudus – Colo Desa Bae, Kecamatan Bae, Kudus tampak beberapa sepeda motor berjajar memenuhi halaman sebuah toko berwarna merah jambu. Di dalam toko tampak beberapa perempuan sedang memilih dan mencoba sepatu dan sandal yang terpajang. Itulah suasana Toko Phy Shop Kudus, yang buka pada hari pertama langsung laris diserbu pembeli.

Pelanggan di Toko Phy Shop Kudus, Jalan Kudus-Colo 2017_4
Pelanggan di Toko Phy Shop Kudus, Jalan Kudus-Colo

Menurut Sulias Anggianingsih (20) pemilik Toko Phy Shop Kudus, setelah merintis usaha olshop di Instagram melalui akun physhop_kudus, dirinya berinisiatif membuka toko. Dan toko yang menyediakan aneka sepatu dan sandal khusus perempuan itu, baru dibuka Senin (18/4/2017).

Baca juga: Meski Sudah Jadi Karyawan dan Bergaji Lumayan, Anggi Berbisnis Olshop untuk Masa Depan

“Aku baru buka toko pada hari ini Senin (18/4/2017) dan Alhamdulillah hari pertama buka, antusiasme pembeli bagus. Mereka datang dan membeli sepatu serta sandal yang aku jual. Tercatat sekarang aku sudah menjual sekitar 40 pasang dan mendapatkan omzet sekitar Rp 2 juta pada hari pertama berjualan,” ungkap perempuan yang akrab disapa Anggi kepada Seputarkudus.com.

Warga Desa Bae, Kecamatan Bae, Kudus itu mengungkapkan, untuk memantik minat pembeli agar sudi datang ke tokonya pada hari pertama buka, selama sepekan sebelumnya dia menginformasikan pada pengikutnya di Instagram. Para pengikut yang ingin melihat koleksi sepatu dan sandal bisa datang langsung ke tokonya langsung.

Dia mengunkapkan, sebenarnya inisiatif membuka toko yang diberi warna merah jambu itu saran dari para pelanggan olshopnya. Agar mereka, khususnya yang berasal dari wilayah Kudus serta daerah sekitar, bisa datang langsung melihat dan mencoba sepatu juga sandal yang mereka minati supaya pas dan nyaman saat dipakai.

Dia mengatakan, di tokonya tersebut dia menjual sepatu dan sandal perempuan dengan berbagai bentuk. Ada aneka sandal yang dijual dengan harga Rp 35 ribu sepasang, dan sepatu flat shoes yang dibanderol dengan harga sama.

“Harga tersebut untuk pembelian sepasang. Sandal dan sepatu dengan bentuk tertentu aku tawarkan dengan harga lebih murah saat pelanggan membeli tiga pasang sekaligus, yakni Rp 100 ribu per tiga pasang. Sedangkan untuk sepatu tali dan sepatu cat aku jual dengan harga Rp 50 ribu sepasang” ujarnya.

Anggi mengatakan, harga yang ditawarkannya sangat terjangkau. Sepatu yang dijualnya juga sangat modis, kekinian serta berkualitas. Menurutnya, itu terbukti dengan banyaknya para pelanggan yang datang langsung ke toko Phy Shop Kudus di hari pertama buka.

“Aku berharap minat para pelanggan yang datang ke toko Phy Shop Kudus makin meningkat. Dan aneka sepatu dan sandal juga makin laris terjual. Semoga saja kelak usahaku bisa makin berkembang dan mampu buka cabang,” harap Anggi yang mengaku tokonya tersebut buka setiap hari.

Tinggalkan Balasan

25,936FansSuka
13,322PengikutMengikuti
4,293PengikutMengikuti
19,146PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler

Viral dan Bikin Penasaran, Ini Tempat Jual Odading di Kudus yang Sudah Laris Sejak 90an

BETANEWS.ID, KUDUS - Di tepi Jalan Johar, Kelurahan Wergu Kulon, Kecamatan Kota Kudus, tampak seorang perempuan berjilbab sedang melayani pelanggan. Dia terlihat...

Harganya Cocok untuk Orang Kudus, Kopi Rata Kiri Memang Bikin Betah Saat Nongkrong

BETANEWS.ID, KUDUS - Lampu filamen kuning terlihat berpendar di sekitar Kopi Rata Kiri, di Desa Getas Pejaten, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, sore...

Gowes Ngehits, Bengkel Serba Bisa Milik Kaozan Kebanjiran Orderan Bikin Motor Sepeda

BETANEWS.ID, KUDUS - Suasana Jalan Kudus - Purwodadi siang itu tampak ramai. Suara bising kendaraan lewat seolah menutup suara raungan mesin gerinda...

Bisa Tingkatkan Imun Tubuh, Konsumsi Buah Nasional Meningkat Sejak Pandemi

Penulis: Sumardi Dosen Program Studi Teknologi Pangan, Unika Soegijapranata Pandemi...

Disaingi Bata Ringan, Burngawi Resah Bata Merahnya Susah Laku

BETANEWS.ID, KUDUS – Teriknya matahari seperti tak pernah menyurutkan semangat dua orang di area lahan pembuatan bata merah, Desa Jepang Pakis, Kecamatan...

Dua Pabrik Tahu Ditutup, Pengusaha : ‘Saya Tidak Langsung Stop, Masih Berpatokan Pada Berita Acara’

BETANEWS.ID, KUDUS - Di luar Balai Desa Pasuruhan Kidul, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, sekitar 60 warga terdengar berorasi meminta pabrik tahu di...

Serba Bisa, Bengkel Spesialis Kustom Legendaris di Kudus Sejak 1985

BETANEWS.ID, KUDUS - Dua orang pria terlihat sibuk di bengkel yang berada di Desa Tanjung Karang, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus. Dua orang...