31 C
Kudus
Senin, Mei 27, 2024

Meski Fakum 4 Tahun, Maria Borong 5 Piala di Acara Lomba Fashion dan Pemilihan Putri Budaya

SEPUTARKUDUS.COM, BAE – Seorang perempuan mengenakan pakaian adat Bali tampak berjalan di panggung pada acara Lomba Tari Kretek dan Pemilihan Putra Putri Budaya tingkat Jateng dan Daerah Istimewa Yogjakarta. Peserta terakhir dalam kegiatan yang diselenggarakan Sanggar Seni Puring Sari tersebut, yakni Maria Felicia Slamet Riyanto (12). Meski sebelumnya berhenti mengikuti lomba model selama empat tahun, dirinya berhasil memborong lima tropi.

Maria saat tampil dalam lomba tari di Taman Budaya Sosrokartono, Kudus 2017_4
Maria saat tampil dalam lomba tari di Taman Budaya Sosrokartono, Kudus. Foto: Ahmad Rosyidi

Maria, begitu dia akrab disapa, sudi berbagi kisah kepada Seputarkudus.com tentang pengalamannya sebagai model. Dulu, dirinya pernah mengikuti lomba model saat masih kelas dua sekolah dasar (SD). Karena dilarang oleh ibunya, dia kemudian berhenti dalam mengikuti lomba.

Baca juga: Wafda Grogi Saat Tampil Bawakan Tari Kretek Saat Ikuti Tingkat Jateng dan DIY

-Advertisement-

“Dulu pernah dilarang ibu, jadi saya fakum cukup lama. Ini kembali ikut karena bulan lalu ditunjuk dari sekolah untuk lomba Tari Kretek, jadi saya sedikit memaksa agar dapat izin dari ibu. Baru sekitar satu bulan ini saya ikut belajar di Sanggar Seni Puring Sari,” jelas Maria usai lomba yang digelar di Taman Budaya Sosrokartono, Bae Kudus, Minggu (9/4/2017) siang.

Setelah ikut latihan kurang lebih satu bulan di Sanggar Seni Puring Sari, Maria ditawari untuk mengikuti Lomba Tari Kretek dan Pemilihan Putra Putri Budaya. Karena tertarik, dia menerima tawaran tersebut dan meminta izin kepada ibunya. Perjuangan untuk mendapat izin dari ibunya tak sia-sia, karena dirinya berhasil memenangi berbagai kategori lomba, dan memborong lima tropi.

“Saya sangat senang, sekian lama fakum, akhirnya bisa mendapat lima piala. Kemarin juara satu lomba Tari Kretek perorangan tingkat SMP, hari ini dapat piala lagi juara satu kategori Busana Adat Daerah, Kasual, Pesta dan juga menjadi Best of the Best,” ungkap siswi kelas 7 Sekolah Menengah Pertama (SMP) Masehi Kudus itu.

Sementara itu Supriyadi Santoso (58), panitia penyelenggara acara tersebut mengungkapkan, acara diselenggarakan selama dua hari, mulai tanggal 8 April 2017 hingga tanggal 9 April 2017. Hari pertama diselenggarakan lomba Tari Kretek tingkat SD, SMP, SMA dan Umum, dengan kategori regu dan perseorangan. Sedangkan hari kedua diselenggarakan lomba Fasion Show dengan pakaian busana Muslim atau hijab, pakaian adat daerah, pesta, dan kasual.

“Acara ini bekerjasama dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah. Jumlah peserta sekitar 71 orang, mulai TK, SD, SMP, SMA dan umum, dari Jogja, Semarang, Magelang, Pati dan Kudus. Jadi setelah mendapat nama-nama juara nanti kami kirim piagamnya untuk mendapat tanda tangan kepala dinas,” tambahnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
30,973PengikutMengikuti
137,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER