31 C
Kudus
Senin, Januari 26, 2026

Daniel Tenang Rayakan Paskah Dikawal Personel Polres Kudus

SEPUTARKUDUS.COM, NGANGUK – Dua buah mobil Mitsubishi Lancer EX dan Mazda double cabin terlihat terparkir di halaman Gereja Kristen Muria Indonesia (GKMI) Rayon II Kudus, Jalan Diponegoro. Tampak keluar dari mobil, delapan anggota Polres Kudus bersenjata laras panjang dengan membawa seekor anjing jenis Belgian Malinois, perlengkapan metal detector, inspection mirror. Mereka adalah Satuan Samapta Bhayangkara (Sat Sabhara) Polres Kudus yang sedang melakukan sterilisasi gereja untuk ibadah rangkaian Paskah di Kudus.

Personel Polres Kudus melakukan penyisiran gereja di Kudus 2017_4_14
Personel Polres Kudus melakukan penyisiran gereja di Kudus. Foto: Imam Arwindra

Polisi terlihat menyisir ke sudut-sudut ruangan hingga tempat-tempat yang terindikasi bahan peledak. Sambil melihat polisi sedang bertugas, jemaat gereja setempat, Daniel Hary (40) tampak sedang mempersiapkan kegiatan Paskah. Dia mengaku tenang dapat mengikuti perayaan Paskah yang dimulai Kamis Putih, kemarin. “Merasa tenang dengan adanya kegiatan sterilisasi,” tuturnya, Kamis (13/4/2017).

-Advertisement-

Daniel mengaku, setiap momen Paskah tempat ibadahnya sering didatangi polisi untuk diberi bantuan pengamanan. Dari mulai sebelum kegiatan hingga saat pelaksaan kegiatan, dia merasa khawatir jika sewaktu-waktu terjadi hal yang tidak diinginkan.

Dirinya mengucapkan terima kasih atas pengamanan yang diberikan Polres Kudus. “Jumlah  jemaat ada 1.000 lebih. Kegiatan dimulai Kamis Putih sore (13/4/2017) nanti 17.30 WIB hingga 21.00 WIB dan Jumat Agung jam 07.30 WIB sampai 09.00 WIB,” jelasnya.

Sementara itu Kepala Unit (Kanit) Turjawali Sat Sabhara Polres Kudus Ipda Anton menuturkan, dirinya bersama tujuh orang anggotanya melakukan stelirisasi atau penyisiran menjelang peryaan Paskah di dua gereja, yakni GKMI Rayon II dan Gereja Katolik Santo Yohanes Evangelista. Menurutnya, kegiatan sterilisasi itu untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, terutama benda mencurigakan bahkan bahan peledak.

“Nanti sore di sini (Gereja Katolik Santo Yohanes Evangelista) sudah ada Misa Kamis Putih satu pukul 17.00 WIB dan Misa Kamis dua pukul 20.00,” ungkapnya.

Dalam penyisiran yang dilakukannya tidak ditemukan benda-benda yang mencurigakan bahkan bahan peledak. Dia mengimbau kepada para jemaat saat perayaan Paskah agar tidak mengenakan perhiasan yang menyolok. Cukup mengenakan pakaian ala kadarnya. “Terutama untuk sekuriti dan jemaat untuk meningkatkan kewaspadaan,” tambahnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER