Tak Hanya Aman dan Nyaman, Perumahan GMSK Tawarkan Nilai Investasi yang Menjanjikan

SEPUTARKUDUS.COM, KEDUNGDOWO – Perumahan ini memiliki konsep one gate system, maksudnya hanya ada satu pintu masuk maupun keluar gerbang. Perumahan ini terletak di Jalan Lingkar Jetak, Desa Kedungdowo, Kecamatan Kaliwungu, Kudus. Tepat di atas gerbang, terdapat sebuah tulisan Garha Muria Swasti Kirana (GMSK) yang terbuat dari bahan stainless steel. Perumahan ini memiliki 480 unit rumah yang dibangun di atas tanah seluas 12 hektare.

Suasana Perumahan Graha Muria Swasti Kirana 2017_3_24
Suasana Perumahan Graha Muria Swasti Kirana. Foto: Sutopo Ahmad

Kepada Seputarkudus.com, Oni Feri Setyawan (34), Realestate Unit Head, sudi berbagi penjelasan terkait dengan perumahan tersebut. Oni begitu dia akrab disapa, menjelaskan, perumahan yang tak lazim disebut juga dengan properti itu, berada di lokasi yang strategis serta jauh dari polusi udara. Menurutnya, letak perumahan di wilayah Kudus yang sedang berkembang, dia menyakini akan memberikan nilai properti yang terus meningkat.

Baca juga: Graha Muria Swasti Kirana, Tawarkan Perumahan Mewah dengan Instalasi Listrik Bawah Tanah

-Advertisement-

“Di GMSK, kami bukan hanya menawarkan hunian saja, melainkan juga investasi jangka panjang. Apalagi pemilihan tempat kami di wilayah yang strategis dan terus berkembang, pasti menambah nilai properti yang cukup bagus bagi pembeli. Terbukti, dari 480 unit rumah yang kami sediakan sudah banyak yang terjual, kisaran 130 unit rumah,” tambah pria berkaca mata itu, beberapa waktu lalu.

Dia melanjutkan, pembangunan GMSK dimulai sejak awal 2012, tepatnya lebih dari lima tahun dibangun. Namun untuk pemasaran, katanya, baru dimulai pada awal tahun 2015. Menurutnya, selain menawarkan sebuah investasi di bidang properti, kelebihan lain yang dimiliki dari perumahan tersebut yakni hunian yang aman dan nyaman. “Sistem keamanan kami 24 jam, dijamin seluruh penghuni akan merasa aman dan nyaman,” ujarnya.

Oni yang ditemui di kantor Koperasi Karyawan Muria Gemilang, Jalan Kyai H. Agus Salim 238, Desa Getas Pejaten, Kecamatan Jati, Kudus, mengatakan, tipe rumah maupun harga yang ditawarkan bagi penghuni terbagi menjadi empat bagian. Yang pertama, meliputi Tipe Diamond Ruko, memiliki dua lantai dengan luas tanah 75 meter persegi yang dijual cukup Rp 880 juta.

“Untuk tipe selanjutnya, ada tipe Ruby T (45/200), kami jual dengan harga kisaran Rp 741 juta. Tipe Shapphire T (36/150), kami jual seharga Rp 526 juta, sedangkan Amethyst T (30/120) lebih murah berkisar harga Rp 398 juta. Terkait dengan pembeli, kebanyakan dari Kudus, tak jarang juga ada dari Pati, Jepara, Semarang maupun Jakarta,” ungkapnya.

Oni yang tercatat sebagai salah satu alumnus mahasiswa Universitas Muria Kudus (UMK), menambahkan, untuk meningkatkan penjualan, dia mengaku melakukan berbagai cara. Di antaranya, menawarkan setiap unit rumah kepada karyawan PT Djarum, mengikuti pameran di Mall Hypermart, promosi melalui media online serta memberikan promo bagi setiap pembeli.

“Terkait dengan pembanyaran, semua bisa dilakukan melalui Kredit Perumahan Rakyat (KPR) yang sudah bekerja sama dengan kami. Di antaranya, BCA, BTN, BNI, BNI Syariah, OCBC NISP, BPD, Bank Muamalat, Maybank maupun Bank Rakyat Indonesia (BRI),” tambah Oni yang mengaku sudah 15 tahun bekerja di Koperasi Karyawan Muria Gemilang.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER