Awal Buka Studio Foto untuk Sambilan, Benny Kaget Omzet yang Didapat Tak Terduga

SEPUTARKUDUS.COM, PANJUNAN – Di tepi barat Jalan Dr Ramlan, Kelurahan Panjunan, Kecamatan Kota, Kudus, tampak ruko bercat putih. Di dalamnya terlihat ratusan koleksi hasil pemotretan terpampang memenuhi dinding ruang depan. Di ruangan lain terlihat seorang pria berkaus hitam memegang kamera digital single lens reflex (DSLR) bersiap untuk memotret beberapa perempuan yang sedang berpose. Pria tersebut bernama Benny Ariawan (42), pemilik studio foto Kana.

Benny Ariawan, pemilik Studio Foto Kana Kudus
Benny Ariawan, pemilik Studio Foto Kana Kudus. Foto: Rabu Sipan

Seusai melakukan pemotretan, pria yang akrab disapa Benny itu sudi berbagi cerita kepada Seputarkudus.com tentang studio fotonya tersebut. Dia mengungkapkan, membuka usaha studio sudah hampir dua tahun. Menurutnya, membuka usaha studio foto itu untuk menyalurkan hobinya yang menyukai dunia fotografi sejak tahun 2010.

Baca juga: Agar Terlihat Sempurna Saat Pemotretan di Studio Kana, Ayu dan Temannya Berselfie Dulu

-Advertisement-

“Sebenarnya sebelum membuka usaha dan sampai saat ini, aku masih bekerja di perusahaan rokok ternama di Kudus. Usaha studio foto hanya sampingan dan hobi, serta untuk mengisi waktu luangku,” ungkapnya, beberapa waktu lalu.

Warga Kelurahan Purwosari, Kota, Kudus itu mengatakan, karena tak bisa selalu stand by di studio fotonya karena harus bekerja, dia menyiasati dengan merekrut beberapa orang yang memiliki kemampuan memotret sama dengan dirinya.  Dia mengungkapkan,  selain menerima pemotretan di studio, dia juga menerima pemotretan panggilan.

“Meskipun hanya usaha sambilan, aku serius menekuni usaha studio foto. Selain sudah memiliki banyak pelanggan, usaha sambilanku mampu menghasilkan omzet tak kurang dari Rp 10 juta sebulan. Studio foto buka setiap hari selain hari Senin, mulai pukul 8.00 WIB sampai 20:00 WIB,” ungkap Bennya.

Dia lalu merinci harga jasa pemotretannya, untuk pas foto dihargai Rp 25 ribu, harga tersebut sudah termasuk cetak pas foto dan compact disk (CD). Sedangkan foto studio seasion, di antaranya, foto family, baby/ kids, personal, couple, graduation, serta grup, dia mematok harga mulai dari  Rp 150 ribu hingga Rp 200 ribu.

“Untuk studio seasion, selain grup, harga tersebut termasuk cetak satu foto 8R, frame, dan CD yang berisi lima foto. Sedangkan grup pelanggan berhak cetak lima foto 5R dan CD yang jumlah isi fotonya sama lima,” jelas Benny.

Selain order pemotretan tersebut dia mengaku juga menerima jasa pemotretan prewedding dan wedding. Diungkapkannya, untuk prewedding harganya Rp 3 juta, harga tersebut termasuk cetak dua foto 40×60, dua frame dan CD 15 foto. Sedangkan weding dia mematok harga Rp 5 juta. Menurutnya, harga tersebut  sudah termasuk album majalah 40×60, CD dan cetak 100 foto 4R.

Benny menuturkan, di studio fotonya juga melayani dokumentasi dengan dua pilihan yakni silver dan gold. Untuk dokumentasi silver, kata dia, harganya Rp 300 ribu yang meliputi cetak 36 foto 4R dan CD 36 foto. Sedangkan gold, dibebankan harga Rp 1,2 juta, termasuk album majalah 20 x 30 dan CD.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER