SEPUTARKUDUS.COM, PANJUNAN – Belasan mahasiswa berjilbab kuning tampak bergerombol di ruangan depan Studio Foto Kana, di tepi Jalan Dr Ramlan Kelurahan Panjunan, Kecamatan Kota, Kudus. Tak berselang lama setelah beberapa teman prianya datang, mereka terlihat masuk ke area studio pemotretan. Setelah berada di dalam, mereka asyik berselfie.

Satu di antara mahasiswi tersebut, yakni Ayu Atika (20). Perempuan yang akrab disapa Ayu itu sudi berbagi cerita kepada Seputarkudus.com tentang aksi selfie sebelum pemotretan. Menurutnya, selfie yang dilakukan bersama beberapa temannya itu untuk mengecek penampilan, agar saat dipemotretan yang sebenarnya hasilnya sesuai harapan.
“Dari selfie, kami para perempuan kan jadi tahu mana yang kurang di penampilan kami. Saat hasil selfie ada yang merasa kurang cantik bisa mek up lagi, atau membetulkan pakaian yang kurang rapi dan sebagaianya. Sebagai perempuan, kami kan selalu berusaha untuk terlihat sempurna, termasuk di depan kamera,” ungkap Mahasisiwi Jurusan Sistem Informatika Universitas Muria Kudus (UMK) itu.
Mahasiswi yang berasal dari Dukuh Seti, Pati itu mengungkapkan, mereka berfoto di Studio Kana bersama semua mahasiswa kelas C untuk dokumentasi. Ide tersebut timbul karena selama ini dia bersama teman sekelasnya selalu selfie sendiri atau dengan beberapa orang saja.
Menurutnya, rencananya pemotretan dibagi dalam beberapa sesi. Ada sesi pemotretan bersama satu kelas. Ada juga sesi pemotretan khusus mahasiswi dan mahasiswa. “Itu rencana awal, dan saat pemotretan ada yang perlu dirubah, ya kita rubah,” ungkapnya.
Rina Andriyani (20), satu di antara mahasiswi yang mengikuti sesi pemotretan, mengatakan, ide untuk foto bersama satu kelas itu sudah lama namun baru terealisasi sekarang. Dikatakannya, untuk biaya pemotretan dia bersama teman satu kelasnya iuran untuk sewa studio serta dokumentasinya.
“Kesepakatan teman-teman, kami hanya menyewa Studio Foto Kana. Sedangkan yang memotret dan dokumentasi itu juga kenalan temanku. Jadi, kami di Studio Kana hanya sewa tempat dan aksesoris studio saja, ” ujar perempuan yang akrab disapa Rina tersebut.
Dia mengungkapkan, bersama kawan sekelas memilih Studio Foto Kana, karena studio foto tersebut memiliki dekorasinya bagus dan luas. Selain itu harga sewanya juga sangat terjangkau. “Dan Benar saja saat masuk ruangan pemotretan, menurutku studionya bagus dan luas, cocok untuk foto bersama,” ungkapnya yang mengaku dia bersama temannya total berjumlah 30 orang.
Pemilik Studio Foto Kana, Benny Ariawan mengungkapkan, selain melayani berbagai macam pemotretan, dirinya juga menyewakan studio fotonya tersebut. Di katakannya, studionya tersebut disewakannya dengan tarif Rp 120 ribu per jam.

