31 C
Kudus
Sabtu, Desember 3, 2022
BerandaKUDUSPengemis Ini Serahkan...

Pengemis Ini Serahkan Sumbangan untuk Korban Bencana Garut, Lalu Menjauh dari Tempat Penggalangan Dana

SEPUTARKUDUS.COM, NGEMBALREJO – Sebuah Lampu Merah di Jalan Lingkar Ngembalrejo, Bae, Kudus, tampak sejumlah mahasiswa dengan mengenakan jas biru membawa kardus. Mereka sedang menggalang dana untuk korban bencana di Garut, Jawa Barat. Di lokasi yang sama, terlihat seorang perempuan berjalan kaki memberikan uang Rp 10 ribu kemudian “menepi”. Dia yakni Sri Rahayu (45), yang biasa mengemis di lokasi lampu merah.

penggalangan dana
Penggalangan 

Saat ditemui seputarkudus.com, Sri mengaku tidak merasa terganggu. Dirinya justru senang ada pemuda yang memiliki jiwa sosial yang tinggi. Meski dia harus “menepi” dan penghasilannya hari itu berkurang, dirinya tak masalah. Dia ingin ikut berpartisipasi dengan menyumbangkan sebagian uang hasil dari mengemis. 

“Saya malah senang ada yang menggalang dana untuk diberikan korban bencana seperti ini,” jelas perempuan asal Klaten itu.

- Ads Banner -

Sri mengaku mengemis bersama anak-anak panti asuhan di Kudus. Dia mengatakan mulai mengemis mulai pukul 9.00 WIB hingga pukul 16.00. Sudah sekitar tiga tahun ini dia mengemis di Kudus. Karena sulit mencari pekerjaan, dia memilih untuk mengemis. 

Mahasiswa yang melakukan penggalangan dana tersebut tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kudus. Mereka datang dari berbagai kampus di Kudus, di antaranya mahasiswa Universitas Muria Kudus (UMK), Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Cendekia Utama, dan Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Kudus. 

Satu di antara mahasiswa yang melakukan penggalangan dana untuk korban banjir bandang tersebut, M Silfatul Listiyan (21). Dia mengungkapkan, kegiatan penggalang dana ini dilakukan karena rasa peduli terhadap korban bencana di Garut Jawa Barat. Dalam pelaksanaan ini melibatkan sekitar 76 mahasiswa.

Tolopok, sapaan akrab M Silfatul Listiyan, merinci enam titik lokasi penggalangan dana. Enam lokasi itu di antaranya di Perempatan Jember, lampu merah Barongan, lampu merah Melati Lor, lampu merah Ploso, lampu merah Ngembalrejo, dan lampu merah Jepang.

Hasil dari penggalang dana yang dilakukan mulai pukul 14.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB itu terkumpul dana Rp 6.603.500. Dana tersebut akan disalurkan melalui rekening PMII Garut, Jawa Barat. 

“Karena PMII ada di seluruh kampus di Indonesia, jadi untuk penyaluran kita lewat sahabat PMII yang ada di Garut. Harapan kami dana ini bisa bermanfaat untuk warga yang terkena bencana,” katanya.

Redaksi
Redaksi
Beta adalah media online yang lahir di era digital. Berita yang disajikan unik, menarik dan inspiratif. Serta dikmas dalam bentuk tilisan, foto dan video.

LIPSUS 15 - Ketoprak Pati Pantang Mati

LIPUTAN KHUSUS

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

33,301FansSuka
15,628PengikutMengikuti
4,336PengikutMengikuti
97,028PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler